(Ilustrator/Aisyah Luthfi)

Padang, gentaandalas.com- Sistem seleksi peserta beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) Universitas Andalas (UNAND) mengalami perubahan. Wakil Rektor I UNAND, Mansyurdin pada Senin (24/7/2023) menyebutkan bahwa perubahan tersebut dikarenakan adanya ketidaksesuaian terhadap ketentuan dalam MoU kerja sama dengan mitra beasiswa, Medcom. Lalu, perubahan sistem ini juga disebabkan ketidaksesuaian dengan peraturan Rektor UNAND tentang penerimaan peserta didik baru melalui jalur Seleksi Masuk Mandiri (SIMA) kerja sama.

“Kita tidak bisa keluar dari jalur yang ada karena dikawal oleh KPK dan Inspektorat. Peserta yang tergabung di dalam OSC harus bergabung di dalam mekanisme SNBP, SNBT, atau Sima, “ ujar Mansyurdin saat diwawancarai Genta Andalas pada Senin (24/7/2023).

Kemudian, Mansyurdin juga menjelaskan bahwa selain lulus melalui mekanisme yang sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, calon penerima beasiswa OSC juga nantinya akan melalui tahap verifikasi oleh UNAND. Tahap verifikasi tersebut berupa pihak yang bersangkutan merupakan mahasiswa kurang mampu yang dapat dibuktikan dengan dokumen valid.

Seorang peserta beasiswa OSC Alan Sandika, dari Kabupaten Empat Lawang, menyatakan kekecewaan terkait kebijakan dari UNAND tersebut.

“Ketentuan awal seleksi tidak ada sangkut paut SNBP, SNBP, dan Sima. Tidak juga memandang mampu atau tidaknya,” ujar Alan saat diwawancarai Genta Andalas pada Selasa (25/7/2023).

Reporter: Della Silsilia Putri dan Tiara Juwita

Editor: Haura Hamidah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here