Penampilan tari piring dalam rangka pemecahan rekor muri di halaman Istano Basa Pagaruyuang, sabtu (13/11/21).

Tanah Datar,gentaandalas.com– Pergelaran Festival Pesona Minangkabau pecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan persembahan tari piring virtual terbanyak. Acara ini dilaksanakan secara hybrid melalui streeming Youtube, Facebook, dan Instagram serta juga digelar secara langsung di Halaman Istana Basa Pagaruyung, Batu sangkar, Sumatera Barat, Sabtu(13/11/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan besarnya antusiasme masyarakat dalam menyambut pergelaran tahunan ini meskipun sempat vakum tahun lalu akibat pandemi Covid-19. Tahun ini banyak dari masyarakat yang ikut serta ambil bagian dalam menyemarakkan pergelaran hingga memperoleh rekor MURI.

“Kita peroleh rekor MURI karena persembahan tari piring yang diikuti oleh 9000 penari yang terdiri dari anak sekolah, sanggar seni hingga anggota PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) di daerah setempat,” ungkapnya.

Festival tahunan ini dilaksanakan selama dua hari kedepan pada 13-14 November dengan menampilkan berbagai rangkaian acara seperti Pawai Budaya Autentik Minang, penampilan Tari Piring, silat Minangkabau, pagelaran tari spesifik, Minangkabau expo, pasar kuliner Minangkabau, dan lomba konsep event wisata nagari.

Eka menambahkan tujuan dari event tahunan ini diantaranya untuk mempertahankan nilai-nilai budaya Minangkabau. Hal ini sejalan dengan konsep yang diusung dalam Festival Pesona Minangkabau yang mengangkat budaya dan kearifan lokal Sumatra Barat khususnya di Kabupaten Tanah Datar.

“Festival budaya ini bertujuan agar nilai-nilai budaya Minangkabau yang tinggi tidak luntur dan sirna oleh zaman sehingga kita tidak kehilangan jati diri,” ucapnya.

Dalam perhelatan budaya kali ini, Eka berharap agar masyarakat dapat bersemangat dalam upaya menggali dan melestarikan nilai-nilai budaya dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.

“Ada tiga hal yang kita harapkan, yakni peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, terpeliharanya adat istiadat dan budaya Minangkabau, mempromosikan pesona budaya, wisata, dan ekonomi kreatif Kabupaten Tanah Datar,” tuturnya.

Ia pun menambahkan akan ada pemecahan rekor pada Festival Pesona Minangkabau tahun berikutnya . “Ada rencana pemecahan rekor selanjutnya, namun masih rahasia,” tutupnya.

Reporter : Dian Fitri Yova dan Icha Putri 

Editor : Elvi Rahmawani 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here