• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 22 Januari 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Featured

Padang Mangateh, Peternakan di Sumatera Barat yang Indah

oleh Redaksi
29 Juni 2022 | 19:24 WIB
Jalan yang Membelah Padang Mangateh dengan Latar Gunung Sago. (Genta Andalas/Dok. Pribadi)

Jalan yang Membelah Padang Mangateh dengan Latar Gunung Sago. (Genta Andalas/Dok. Pribadi)

ShareShareShareShare
Jalan yang Membelah Padang Mangateh dengan Latar Gunung Sago. (Genta Andalas/Dok. Pribadi)

Oleh: Asa Alvino Wendra*

Sumatra Barat memiliki pesona alam yang sangat indah. Kuliner, pegunungan, pantai, danau, dan air terjun kerap memancing wisatawan maupun warga lokal untuk berkunjung. Salah satu wisata yang sangat disarankan untuk dikunjungi adalah Padang Mangateh, peternakan sapi yang menawarkan rumput hijau nan luas dengan ternak sapi yang berkeliaran. Padang Mangateh terletak di Mungo, Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat. Lokasi inj berjarak kurang lebih 12 km dari pusat Kota Payakumbuh. Pengunjung dapat mengakses peternakan ini dengan kendaraan pribadi. Padang Mangateh terletak di salah satu sudut kaki Pegunungan Sago, Kabupaten Lima Puluh Kota. Padang Mangateh yang terletak di ketinggian 700-900 meter di atas permukaan laut membuat lokasi ini sangat sejuk.

Masuk ke Padang Mangateh tidak dipungut biaya, tetapi harus memenuhi persyaratan terlebih dahulu. Jam berkunjung sendiri biasanya diizinkan pada hari kerja dan jam kerja saja. Persyaratan yang harus dipenuhi pengunjung adalah harus mendaftar secara online terlebih dahulu di situs kunjungan Padang Mangateh. Selain itu, pengunjung juga dapat langsung datang dan izin di lokasi saja.

Padang rumput yang ditawarkan di Padang Mangateh sangatlah indah, pengunjung seolah-olah merasakan sedang berada di New Zealand. Hamparan rumput yang luas ini adalah lokasi untuk peternakan yang diberi nama Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Padang Mengatas (BPTU-HPT). Padang Mangateh telah berdiri sejak tahun 1916 pada zaman kolonial Belanda. Padang rumputnya yang luas membuat banyak orang mengatakan bahwa Padang Mangateh ini mirip dengan Desa Hobbit.

Baca Juga  Potret Aksi Hari Anti Penyiksaan Internasional oleh Koalisi Masyarakat Sumbar

Alamnya yang sejuk dan ditambah dengan adanya ribuan sapi yang tengah memakan rumput dan juga berkeliaran akan membuat pengunjung seakan tidak berada di Indonesia. Gunung Sago yang menjadi latar dari padang rumput ini menambah keindahan dari Padang Mangateh. Banyak spot foto yang luas nan indah yang sangat cocok untuk berburu foto di padang rumput ini. Jalan yang membelah padang rumput menambah kesan cantik bila dipotret dari ketinggian. Kondisi alam yang sejuk membuat rumput di lokasi ini tumbuh dengan subur. Suhu yang sejuk akan membuat pengunjung merasa betah untuk menjelajahi Padang Mangateh yang luas.
Kuda, sapi, kambing, dan ayam juga diternakkan di Padang Mangateh. Tempat ini selain dijadikan peternakan, juga dijadikan penelitian para akademisi bidang peternakan serta menjadi tempat perkembangan penelitian tentang pakan rumput hijau. Sayangnya, akibat dari para wisatawan yang membuang sampah sembarangan, Padang Mangateh sekarang meminta beberapa syarat bagi pengunjung agar bisa masuk.

Mengunjungi Padang Mangateh akan membuat pengunjung bisa menikmati keindahan alam dan juga menambah wawasan mengenai peternakan. Lokasi ini juga sangat cocok dikunjungi bersama keluarga, akan tetapi tentunya dengan menjaga kebersihan dan tidak memberi makanan sembarangan untuk sapi-sapi di sana. Udara yang sejuk akan membuat eksplorasi Padang Mangateh ini semakin seru. Terdapat juga
“Bagus, luas, pemandangannya indah dengan hamparan padang rumput luas sejauh mata memandang, banyak sapi, dan dekat dengan Gunung Sago. Udaranya sejuk dan pengelolaannya baik,” jelas Aisyah Jannatus Shabrina, pengunjung asal Lima Puluh Kota pada Rabu (29/06/2022). Aisyah juga menambahkan bahwa pengawasan di Padang Mangeteh sangat ketat dan sapi-sapi yang ada di sana dirawat dengan baik. Pengawasan yang ketat sendiri dikarenakan dahulunya Padang Mangateh terbuka untuk wisata, akan tetapi sapi-sapinya jadi terkena penyakit karena ulah manusia. Oleh sebab itulah pengawasan yang ketat diberlakukan.
“Kekurangan tempat tersebut tidak ada, cuman sangat disayangkan banyak orang yang tidak bisa menikmati keindahan Padang Mangateh lantaran perizinannya yang ketat. Mungkin akan lebih baik lagi jika Padang Mangateh memberi kuota tertentu untuk wisatawan agar bisa diawasi,” jelas Aisyah. Aisyah menambahkan bahwa Padang Mangateh ini sangat direkomendasikan untuk edukasi dan wisata. “Seru dan keren, bangga di Indonesia ada tempat seperti itu,” tutup Aisyah.

Baca Juga  Geopark Silokek, Taman Bumi Rasa Swiss

*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Tag: FeaturePeternakansumbar
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

(Ilustrasi/Alizah Fitri Sudira)

Solidaritas Perempuan, Jangan Hanya di Media Sosial

5 September 2025 | 22:58 WIB

Kompleks Makam Kuno Malalo: Bukti Tradisi Berkelanjutan dari Megalitik hingga Islam

5 September 2025 | 22:33 WIB
(Ilustrasi/Sabila Hayatul Dhi'fa)

Sejarah Publik: Alternatif Karier Non Akademis

4 September 2025 | 08:44 WIB
Penandatanganan pakta integritas oleh wakil presiden Bem Km Unand, Senin (3/9/2025) (Genta Andalas/Sabila Hayatul Dhi'fa)

Aksi 1 September ditunggangi, BEM UNAND Nyatakan Sikap

3 September 2025 | 18:55 WIB
Mahasiswa UNAND dari berbagai fakultas duduk bersama dalam forum Bincang Kampus di Kolam PKM UNAND, Selasa (2/9/2025) (Genta Andalas/Dila Febrianti)

Empat Tahun PTN-BH, UNAND Dinilai Gagal Berbenah

3 September 2025 | 11:34 WIB
(Ilustrasi/Ulya Nur Fadilah)

MWA-UM: Dari Wadah Representasi Menjadi Portofolio Jabatan

3 September 2025 | 08:50 WIB

TERPOPULER

  • (Poster Film Alas Roban/detik.com)

    Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • KKN Kebencanaan Kapalo Koto dan UNIB Salurkan Bantuan Gizi Pasca Banjir

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Peminjaman Gedung UNAND Masih Hadapi Kendala Teknis

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Atap Bagonjong pada Rumah Gadang sebagai Identitas Sosial Masyarakat Minangkabau

    1 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Potret Kegiatan Ulang Tahun ke-44 LBH Padang

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

Genta Andalas © 2026

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak