
padang,gentaandalas.com- Setelah tiga tahun vakum, Asosiasi Pers Mahasiswa Sumatera Barat (Aspem Sumbar) kembali menggelar Kongres VII dan secara resmi memilih Ketua Umum serta Sekretaris Jenderal untuk periode 2025/2026. Pemilihan ini diikuti oleh seluruh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) se-Sumatera Barat dan berlangsung di Gedung Seminar E Universitas Andalas (Unand) pada Senin, (12/5/2025).
Melalui proses yang dinamis dan demokratis, Fajar Herdiansyah dari LPM Suara Kampus UIN Imam Bonjol Padang terpilih sebagai Ketua Umum Aspem Sumbar. Sementara itu, posisi Sekretaris Jenderal dipercayakan kepada Fadhilatul Husni dari UKPM Genta Andalas Universitas Andalas.
Kongres ini menjadi momentum penting bagi seluruh LPM setelah vakumnya Aspem Sumbar selama tiga tahun terakhir. Fajar, selaku Ketua Umum terpilih, menyampaikan, “Aspem sudah beberapa tahun terakhir vakum, dan sekarang kita aktifkan kembali,” ujarnya.
Ia berharap Aspem dapat menjadi jembatan pemersatu seluruh LPM di Sumatera Barat. “Kehadiran Aspem ini menjadi tempat berkumpul dan mempererat solidaritas antar-LPM. Jangan sampai kita terpecah belah lagi,” tambahnya.
Fadhilatul Husni, Sekretaris Jenderal terpilih juga menyampaikan harapannya agar Aspem Sumbar dapat menjadi wadah bersama untuk berkembang. “Ke depan, kami ingin menjadikan Aspem Sumbar sebagai ruang bagi seluruh LPM se-Sumatera Barat untuk tumbuh bersama,” katanya.
Salah satu program kerja awal yang akan digarap oleh Fajar adalah penyusunan modul Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) yang dapat digunakan oleh seluruh LPM di Sumatera Barat. Menurutnya, pelatihan jurnalistik dasar yang seragam dan berkualitas sangat penting untuk membentuk kader pers mahasiswa yang kritis, etis, dan profesional. “Dengan adanya modul ini, LPM se-Sumbar dapat menggunakannya sebagai acuan pelatihan,” tuturnya.
Selain itu, Fajar juga mengusulkan pentingnya melakukan analisis SWOT terhadap kondisi Aspem dan LPM se-Sumatera Barat. Ia mengajak seluruh LPM untuk duduk bersama, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal, serta membahas peluang dan tantangan yang dihadapi pers mahasiswa saat ini.
Fadhilatul menegaskan kesiapan dirinya untuk bekerja secara kolektif dan komunikatif. “Kita akan berdiskusi bersama mengenai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi LPM se-Sumbar saat ini,” ucapnya.
Kongres VII Aspem Sumbar ini mendapat sambutan positif dari peserta. Olivia, salah satu peserta dari LPM Wawasan Proklamator, mengungkapkan optimismenya terhadap kepengurusan baru. Ia menilai momentum ini sangat krusial untuk mengembalikan kepercayaan LPM terhadap Aspem. “Setelah sekian lama vakum, ini menjadi momentum luar biasa. Diharapkan kinerja ketua umum dan sekjen terpilih dapat membawa Aspem menjadi lebih maju,” ujar Olivia saat diwawancarai Genta Andalas pada Senin (12//2025).
Ia juga menambahkan pentingnya membangun komunikasi yang baik antar-LPM. “Dengan terpilihnya kepengurusan baru, semoga komunikasi antar-LPM bisa lebih lancar sehingga tidak ada lagi kesenjangan informasi,” tambahnya.
Sebagai penutup, Fajar mengajak seluruh LPM di Sumatera Barat untuk saling berkontribusi aktif demi kemajuan bersama. “Aspem tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan partisipasi seluruh LPM se-Sumatera Barat agar kita dapat memberikan kontribusi terbaik bersama-sama,” pungkasnya.
Reporter: Alya Antasya dan Vika Yuliandari
Editor: Nurul Ilmi Ramadhani