• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, 31 Agustus 2025
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
Home Berita

Optimalisasi Pupuk PSB sebagai Penyubur Tanaman

oleh Redaksi
Sabtu, 12 Agustus 2023 | 22:53 WIB
di Berita
0
Proses pengolahan pupuk PSB oleh kelompok mahasiswa KKN UNAND dan Kelompok Tani pada Sabtu (12/9/2023) (Genta Andalas/Fadhillah Lisma Sari)

Proses pengolahan pupuk PSB oleh kelompok mahasiswa KKN UNAND dan Kelompok Tani pada Sabtu (12/9/2023) (Genta Andalas/Fadhillah Lisma Sari)

ShareShareShareShare
Proses pengolahan pupuk PSB oleh kelompok mahasiswa KKN UNAND dan masyarakat pada Sabtu (12/9/2023) (Genta Andalas/Fadhillah Lisma Sari)

Pesisir Selatan, gentaandalas.com- Mahasiswa KKN Universitas Andalas (UNAND), Nagari Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan melakukan pengolahan pupuk Photosintesis Bakteria (PSB) dari bahan organik di Sekretariat Kelompok Tani Duku pada Sabtu (12/9/2023). Penanggung Jawab Kegiatan, Rizki Suhailah mengatakan bahwa pembuatan PSB ini bermanfaat untuk tanaman dan kolam ikan.

“Pupuk PSB ini memiliki banyak manfaat yang dapat membantu pertumbuhan tanaman dan dapat mengurangi biaya produksi sebesar 50%,” kata Rizki pada Sabtu (12/9/2023).

Lebih lanjut, Rizki menambahkan bahwa pupuk PSB dibuat supaya para petani tidak tergantung pada pupuk kimia. Biaya produksi untuk pupuk PSB yang murah juga menjadi salah satu faktor pembuatan PSB ini. Selain itu, pupuk PSB juga dapat menstimulisasikan pertumbuhan akar pada tanaman dan mempercepat tanaman berbuah.

Proses pembuatan pupuk PSB terbilang cukup mudah. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Kelompok Tani, Roni menuturkan untuk membuat pupuk PSB terbuat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan. “Pembuatan pupuk PSB tidak mengeluarkan banyak biaya, sebab bahan-bahan pupuk PSB bisa ditemukan umumnya di dapur,” tutur Roni.

Bahan untuk membuat pupuk PSB ialah cukup menggunakan dua butir telur, ⅕ air, satu blok terasi, dan dua sendok makan micin. Selanjutnya, semua bahan tersebut diaduk hingga rata. Kemudian, diisi air ¾ botol mineral dan dicampurkan dengan bahan yang telah diaduk tadi. Tahap terakhir, jemur botol yang telah berisi tadi di bawah sinar matahari dan tunggu lebih kurang 35 hari hingga pupuk berwarna merah.

Roni pun menambahkan, adanya pupuk PSB diharapkan para petani di Nagari Duku dapat mengurangi penggunaan pupuk pestisida dan bahan kimia lainnya. Sehingga, para petani kedepannya dapat mengaplikasikan pupuk PSB di lahan pertanian mereka.

Reporter: Fadhillah Lisma Sari

Editor: Haura Hamidah

Label: KKNtani
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Kuliah, Kerja, dan Harapan: Kisah Mahasiswa UNAND Bertahan untuk Mandiri

Kuliah, Kerja, dan Harapan: Kisah Mahasiswa UNAND Bertahan untuk Mandiri

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 10:16 WIB
Potret Aksi Ribuan Massa Tuntut Reformasi Polisi

Potret Aksi Ribuan Massa Tuntut Reformasi Polisi

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 09:51 WIB
Driver Ojol Tewas Dilindas, Ribuan Massa Kepung Polda Sumbar

Driver Ojol Tewas Dilindas, Ribuan Massa Kepung Polda Sumbar

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 09:33 WIB
Kebebasan Akademik Terancam di Kampus

Kebebasan Akademik Terancam di Kampus

Kamis, 28 Agustus 2025 | 15:10 WIB
UNAND Resmi Buka Prodi Arkeologi, Satu-satunya di Sumbar

UNAND Resmi Buka Prodi Arkeologi, Satu-satunya di Sumbar

Kamis, 28 Agustus 2025 | 14:16 WIB
Komah Hadir di Kampus, Customer Meningkat Pesat

Komah Hadir di Kampus, Customer Meningkat Pesat

Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:36 WIB

TERPOPULER

  • Komah Hadir di Kampus, Customer Meningkat Pesat

    Komah Hadir di Kampus, Customer Meningkat Pesat

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Komunitas Kucing UNAND dan Mister Puss Gelar Aksi Street Feeding

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • UNAND Resmi Buka Prodi Arkeologi, Satu-satunya di Sumbar

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kebebasan Akademik Terancam di Kampus

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tabut Bengkulu dan Tabuik Pariaman: Satu Sejarah Karbala, Dua Ekspresi Budaya Nusantara

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

Genta Andalas © 2025

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak