Padang, gentaandalas.com- Pandemi Covid-19 selain berdampak pada masalah kesehatan dan ekonomi, juga berdampak pada dunia pendidikan. Mulai dari aktivitas belajar-mengajar, hingga pelaksanaan wisuda dilakukan secara daring. Namun ternyata, beberapa waktu lalu, sudah ada kampus-kampus yang menyelenggarakan kegiatan wisuda secara luring. Salah satunya adalah Universitas Putra Indonesia YPTK, yang menyelenggarakan wisuda luring pada 18-20 januari lalu.

Kasubag Akademik Unand, Asrul Ikhya mengatakan, pelaksanaan wisuda mahasiswa di Unand akan tetap dilakukan secara daring, berdasarkan kesepakatan pimpinan.

“Karena banyak pertimbangan, kasus Covid di Padang, kalau dilaksanakan luring, kita tidak tau keadaan masing-masing mahasiswa yang datang dari berbagai daerah,” ungkap Asrul kepada Genta Andalas via telepon, Minggu (21/02/2021).

Asrul menambahkan, mekanisme wisuda luring, rata-rata sama seperti sebelumnya. Beberapa perbaikan dilakukan pada tampilan-tampilan acara. Beliau juga memaparkan, pelaksanaan wisuda yang tetap sesuai jadwal ini dilakukan berdasarakan pertimbangan pentingnya ijazah bagi wisudawan dalam mencari kerja.

Menanggapi kebijakan ini, Amerta Nugraha Chandra, salah seorang mahasiswa akhir jurusan Farmasi Unand mengatakan ia cukup kecewa dengan pelaksanaan wisuda luring.

“Moment wisuda adalah momen berharga yang paling kita tunggu. Bertahun-tahun kuliah, menantikan gelar sarjana, tentu ingin merayakan moment berharga ini,” ungkap Amerta.

Amerta menambahkan, terlepas dari kekecewaanya, ia menyadari bahwa pelaksanaan wisuda luring tidak bisa dipaksakan. Selanjutnya, Amerta berharap pelaksanaan wisuda nanti dapat berjalan lancar, dan khidmat, serta dilakukan dengan persiapan yang matang, guna mengurangi rasa kecewa para wisudawan.

Reporter : Khoiratul Fitri dan Anisa Permata Sari
Editor: Efi Fadhillah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here