Beranda Berita

Unand Tambah Lahan Parkir di Gedung A

Lahan kosong yang dibuka untuk lahan parkir tambahan di belakang Gedung A Unand. (Foto: Anggi Putri Rizkya)

gentaandalas.com- Berawal dari lahan parkir perpustakaan yang kerap membeludak, akhirnya Unand mengantisipasi hal tersebut dengan menambah lahan parkir di sebuah lahan kosong yang berlokasi di belakang Gedung A Unand. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Umum Unand, Arpentius, saat diwawancarai kru Genta Andalas, Senin (18/3/2019).

Arpentius menjelaskan, penambahan lahan parkir tidak hanya digunakan untuk mahasiswa atau dosen yang akan mendatangi Perpustakaan Unand, namun juga untuk mahasiswa dan dosen yang berkegiatan di Gedung A, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Peternakan.

“Parkiran tersebut nantinya akan dipasangi paving block terlebih dahulu untuk memudahkan genangan air menyerap ke dalam tanah. Paving block untuk lapangan parkir ini akan diambil dari paving block yang ada di  jalan dua jalur setelah pintu masuk gerbang Unand,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Unand sedang berencana memperbaiki jalan dua jalur setelah gerbang itu menjadi lebih lebar dan lebih tertata dengan cara diaspal, jadi paving block yang ada di sana akan dipindahkan ke lahan parkir Gedung A.

“Untuk pemindahan paving block tersebut, belum dapat dipastikan kapan akan dimulai, karena pihak Unand  menunggu anggaran dana dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI untuk memperbaiki jalan dua jalur setelah gerbang Unand,” ungkapnya.

Di samping itu, Arpentius mengatakan, rencana pembangunan lahan parkir Gedung A dan perbaikan jalan dua jalur tersebut juga sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan penilaian UI Green Matriks yang akan diumumkan pada bulan Oktober tahun ini.

Menanggapi penambahan lahan parkir tersebut, salah seorang mahasiswa Fakultas Peternakan, Mail, menyetujui keputusan tersebut.

“Saya setuju saja, agar tidak ada lagi mahasiswa yang parkir di sepanjang jalan depan  perpustakaan,” ujarnya.

Lain halnya dengan salah seorang mahasiswa Ilmu Politik 2017, Nisa Petria Sari. Ia merasa tidak keberatan jika kendaraan banyak diparkirkan di sayap kanan dan kiri perpustakaan.

Reporter : Anggi Putri Rizkya dan Yudellia Wira Permata

Editor : Nurul Pratiwi

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here