Beranda Gentainment Karya Calon Anggota

Unand Lakukan Sosialisasi Air Bersih Siap Minum Setelah Masalah Selesai

Kepala Bagian Umum Unand Arpentius. (Foto: Mirna Desrita)

gentaandalas.com- Unand melakukan sosialisasi air bersih siap minum setelah masalah yang terjadi selesai. Kepala Bagian Umum Unand Arpentius mengatakan beberapa masalah yang terjadi adalah air bersih siap minum berubah warna dengan beberapa penyebab dan jaringan air di Unand yang tidak maksimal.

Terkait air siap minum yang berubah warna, Arpentius menjelaskan penyebab dari perubahan warna air tersebut karena adanya proyek pembangunan jalan di perkebunan sekitar bak penampungan air.

“Penyebab lain yang memungkinkan adalah karena penyaring air yang sudah lama belum dibersihkan. Seharusnya penyaring air tersebut dibersihkan sekali dalam enam bulan,” jelas Arpentius di Auditorium Unand Lantai 2, Rabu (3/7/2019).

Kemudian, Arpentius menuturkan sosialisasi memang belum pernah dilaksanakan oleh  pihak yang berwenang terhadap kebijakan air bersih siap minum di lingkungan Unand, tapi  jaringan, pengolahan, serta tim pengolah air yang berasal dari jurusan Teknik Lingkungan sudah dibentuk.

Arpentius mengatakan ada dua jenis penyaring dalam sistem air siap minum ini, yaitu saring lambat (SL) dan saring cepat (SC). Saring lambat itu berupa bak penampungan dan terletak di Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang berada di daerah atas Unand dekat Politeknik Negeri Padang.

“Jaringan penyaluran air di Unand belum maksimal karena kebocoran pipa yang belum diketahui penyebabnya. Oleh sebab itu, kebocoran ini harus segera dibereskan dan tim yang bekerja mengecek kerusakan pada sistem air siap minum  harus ada,” kata Arpentius.

Arpentius menambahkan, jika semua urusan ini selesai dalam dua minggu, maka setelahnya akan dilaksanakan sosialisasi ke semua pihak di Unand yang mungkin bisa berupa iklan dan lain sebagainya.

Reporter : Mirna Desrita dan Geliz Luh Titisari

Editor : Nurul Pratiwi

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here