Selasa, 19 September 2017

Home » Berita » Unand ‘Kebanjiran’ Bantuan di Pengujung Tahun

Unand ‘Kebanjiran’ Bantuan di Pengujung Tahun

25 Maret 2015 - 11:06 WIB Kategori: Berita, Sorotan Kampus 0 Komentar A+ / A- Dilihat: 413 Kali

foto sorkam kampusTahun 2014 merupakan tahun gemilang bagi Universitas Andalas (Unand). Pada tahun ini Unand menorehkan berbagai prestasi juga peningkatan di berbagai bidang. Secara institusi, Unand telah mendapat akreditasi A pada tahun 2014 dengan SK Nomor: 039/SK/BAN-PT/Akred/PT/I/2014 16 Januari lalu. Dari segi penelitian, Unand jugasudah menjadi perguruan tinggi yang masuk Klaster Perguruan Tinggi Mandiri. Ini merupakan klaster tertinggi menurut kriteria yang ditetapkan oleh Dirjen Dikti, Kemendikbud RI.

Infrastruktur Unand pun ditingkatkan, seperti merenovasi perpustakaan pusat, penyelesaian Rumah Sakit Gigi dan Mulut Fakultas Kedoketran Gigi.Juga dilakukan pembuatan jembatan penghubung antara Unand dengan Kelurahan Limau Manis yang sudah diresmikan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno.

Pembangunan fasilitas fisik lainnya terus dilengkapi. Pada 27 Januari 2014 lalu telah dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan banking center untuk Kantor Kas Bank Nagari dan Bank Mandiri Syariah. Dan dipengujung tahun ini pula, Unand patut bersukur atas bantuan yang terus berdatangan dari beberapa dinas dan instransi untuk turut berkontribusi demi kemajuan Unand.

Unand Dapat Tambahan Satu Unit Twin Block Asrama

Penambahan satu unit twin block asrama dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat RI ini merupakan realisasi dari pertemuan Rektor Unand dengan Sekjend Kementerian PU RI bulan April 2014 di Jakarta. “Saya meminta ke kementerian PU bahwa Unand membutuhkan asrama untuk menampung mahasiswa baru. Kami merencanakan agar semua mahaiswa baru tinggal diasrama,” ujar Werry Darta Taifur Senin, (26/1).

            Terkait pembangunan, Werry mengatakan asrama tersebut akan dibangun dibelakang asrama RPX, antara Asrama RPX dan Menpera. “Kita menerima gedung nantinya, pihak Unand hanya menyediakan lahan dan master plan. Proses pembangunan dan kapan selesainya itu tergantung pihak kementerian PU,” imbuhnya.

Werry juga mengatakan untuk mewujudkan kebijakan Unand agar seluruh mahasiswa baru tinggal di asrama, Unand masih membutuhkan beberapa asrama lagi. “Untuk menampung seluruh mahasiswa baru, Unand membutuhkan sebelas asrama. Saat ini sudah ada enam asrama. Kami terus berupaya untuk menambah jumlah asrama agar kebijakan tersebut terealisasikan,” katanya.

Penambahan Satu Unit Bus AC Ukuran Menengah

Usaha Unand dalam sarana prasarana transportasi membuahkan hasil. Penambahan bus ini merupakan usaha keras dari pertemuan rektor dengan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan pada bulan Juli kemarin.

”Dalam pertemuan tersebut saya meminta agar Unand mendapat tambahan bus operasional kampus untuk berbagai keperluan. Alhamdulillah kita berhasil mendapatkannya. Bus tersebut sudah sampai di Unand,” tutur Werry.

Hal senada dituturkan Amrizal, Kasubag Rumah Tangga Unand. “Bus tersebut sudah sampai di Unand. Akhir Desember kemarin saya turut menjemput bus tersebut ke Jakarta. Untuk sementara bus itu disimpan di Pusat Pelayanan Umum, Pemeliharaan dan Penyimpanan, Unand,” ujarnya.

Werry menegaskan bus tersebut nantinya akan digunakaan untuk kegiatan Unand. “Bus ini nantinya digunakan untuk kegiatan Unand, untuk kegiatan tamu. Tidak digunakan untuk mahasiswa,” tegasnya.

Bantuan Program CSR BNI untuk Pembangunan Mesjid Nurul Ilmi

Bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Negara Indonesia (BNI) wilayah Padang ini diterima Unand Selasa, (30/12). Bertempat di Mesjid Nurul Ilmi, bantuan dana sebanyak 150 juta rupiah tersebut diserahkan langsung oleh CEO Regional Padang M. Gunawan Putra kepada Rektor Unand.

“Bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan Mesjid Nurul Ilmi. Untuk mendapatkan bantuan tersebut Unand tidak ada melakukan kerjasama dan semacamnya. BNI yang memilih Unand untuk memberikan program CSR tersebut,” jelasnya.

Mengingat perampungan mesjid yang tengah dilakukan, Werry mengatakan belum bisa memastikan target penyelesaian pembangunan mesjid tersebut. “Sebelum mendapat bantuan dari BNI, pembangunan mesjid ini menggunakan dana Unand dan bantuan lainnya. Bantuan dari BNI tersebut belum cukup untuk membangun mesjid yang diperkiran membutuhkan dana sekitar empat belas milyar,” tutupnya. (Ayu, Nuri)

Unand ‘Kebanjiran’ Bantuan di Pengujung Tahun Reviewed by on . Tahun 2014 merupakan tahun gemilang bagi Universitas Andalas (Unand). Pada tahun ini Unand menorehkan berbagai prestasi juga peningkatan di berbagai bidang. Sec Tahun 2014 merupakan tahun gemilang bagi Universitas Andalas (Unand). Pada tahun ini Unand menorehkan berbagai prestasi juga peningkatan di berbagai bidang. Sec Rating:

Permalink : https://wp.me/p52sAd-1WW

Tinggalkan Komentar

scroll to top