Beranda Berita

Unand Canangkan Proyek Air Bersih Siap Minum dan Penambahan Lahan Parkir

Pekerja sedang mengerjakan proyek penggalian pipa air bersih. (Foto: Tiwi Veronika)

gentaandalas.com- Tidak hanya penambahan lahan parkir, Universitas Andalas (Unand) juga melakukan penggalian pipa air bersih siap minum di depan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) serta jalan menuju Auditorium Unand untuk pembuatan pipa air bersih.

Kepala Bagian Umum Unand, Arpentius mengungkapkan bahwa titik air bersih siap minum itu dicanangkan untuk seluruh fakultas di Unand, tetapi jika sudah selesai hanya beberapa fakultas yang akan dipilih terlebih dahulu untuk titik kran air bersih siap minum ini.

“Fakultas yang mungkin terlebih dahulu dipilih untuk titik kran air ini adalah Fakultas Hukum, FISIP, dan perpustakaan,” ujar Arpentius kepada kru Genta Andalas, Kamis (15/11/2018).

Lanjutnya, sumber mata air tersebut ada dua, yaitu Sikabau dan Batang Kuranji, Padang. Gambaran air siap minum tersebut akan sama seperti di Kuala Lumpur, Malaysia. “Dibentuk wastafel, akan ditaruh gelas di sana, dan akan berada di luar ruangan,” ungkapnya.

Lanjutnya, di Batang Kuranji nanti akan ada pengelolaan air bersih siap minum yang proyeknya sedang dikerjakan, Pusat Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), dan antisipasi longsor. Selain itu, Unand akan mendapatkan listrik dari PLTM.

Proyek air bersih siap minum dan PLTMH ini adalah bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Terkait penambahan lahan parkir, kata Arpentius, lahan parkir di Gedung A Unand dibuat untuk menyapu bersih kendaraan yang parkir di jalan depan Laboratorium Dasar dan belakang perpustakaan.

“Lahan parkir di sana dibuat agar tak ada lagi kendaraan yang parkir di jalan depan laboratorium Dasar dan belakang perpustakaan, sehingga bebas dari kendaraan dan jalan pun lebih bersih. Semua kendaraan yang parkir di sana akan dialihkan ke parkiran dekat gedung A,” kata Arpentius.

Pengerjaan lahan parkir telah dilakukan semenjak tanggal 27 Oktober lalu. Hal itu disampaikan langsung oleh Sujang, salah seorang pekerja di lahan parkiran belakang gedung A.

“Saya belum tau pasti kapan ini akan selesai, tergantung dari jumlah anggota yang ada dan pengerjaannya borongan per meter,” katanya.

Sedangkan Syahil, pekerja lahan parkiran FK mengatakan, ia dan rekannya diperintahkan oleh Dekan FK untuk membuat lahan parkiran ini. Penyelesaiannya butuh waktu satu bulan dan gaji yang mereka terima sebesar Rp110.000,00 per hari.

Reporter : Nurul Pratiwi
Editor : Juni Fitra Yenti

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here