Beranda Berita Liputan

Unand Berlakukan Dana Bidikmisi Rp 700.000 Per Bulan

Kasubag Kesejahteraan Mahasiswa dan Alumni Unand, Destrinita

gentaandalas.com- Universitas Andalas (Unand) mulai memberlakukan dana Bidikmisi Rp 700.000 per bulannya terhitung dari bulan Januari 2019 yang akan dikeluarkan akhir Maret mendatang untuk periode tiga bulan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Alumni Unand, Destrinita, saat diwawancarai oleh kru Genta Andalas di ruangannya, Senin (18/03/2019).

Pada penerimaan sebelumnya, setiap mahasiswa Bidikmisi hanya menerima Rp 650.000 per bulannya. Namun dimulai pada tahun 2019 mahasiswa Bidikmisi menerima Rp 700.000 per bulannya.

“Sesuai dengan tekan kontrak dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) kemarin ini, terhitung Januari 2019 mahasiswa penerima Bidikmisi Unand sudah menerima Rp 700.000,” katanya.

Peraturan penerimaan masih sama dengan sebelumnya, dana yang dikeluarkan akhir Maret mendatang adalah dana Januari – Maret 2019 senilai Rp 2.100.000, dan dana untuk tiga bulan berikutnya akan ditahan oleh Unand. Sedangkan, dana Bidikmisi pada bulan April akan dikeluarkan pada tanggal 1 Mei mendatang senilai Rp 700.000 dan begitu seterusnya untuk bulan selanjutnya.

BACA JUGA:  Unand Tambah Kuota Penerimaan Maba 2019

Sementara itu, untuk mahasiswa penerima Bidikmisi angkatan 2018 yang bertempat tinggal di asrama Unand, uang Bidikmisi akan dipotong sebagian sebagai uang sewa asrama pada  penerimaan akhir bulan ini.

“Daripada mereka tidak bisa membuka portalnya saat semester mendatang, lebih baik langsung dipotong dari uang bidikmisi mereka,” ujar perempuan yang kerap disapa Buk Ing itu.

Kepala Bagian kemahasiswaan, Yusdial, membenarkan hal tersebut bahwa Unand sudah memberlakukannya dari Januari ini, dana tersebut dapat diterima pada akhir Maret ini. Ia juga berharap agar mahasiswa penerima Bidimisi lebih fokus belajar agar IPK tidak terganggu dan dapat tamat dalam jangka waktu yang ditetapkan, serta lebih aktif dalam kegiatan atau organisasi kampus dan kuliah umum.

BACA JUGA:  FIB Pindahkan Cafe Uniang Kamek ke Tempat Baru Usai Lebaran

Salah satu Mahasiswi Sastra Minangkabau, Fuji Safitri mengatakan ia mengetahui bahwa biaya hidup Bidikmisi naik menjadi 700.000 rupiah. Menurutnya, pencairan Bidikmisi dua kali dalam satu semester sangat membantu mahasiswa.

“Jika pencairan dana Bidikmisi langsung full atau dua kali dalam satu semester bisa membantu mahasiswa dalam mengatur pengeluaran, seperti untuk bayar kos, bayar uang kuliah, beli buku, dan untuk keperluan lainnya,” katanya

Reporter : Gifra Sentia dan Yashirli Mulyadi

Editor : Ramadanil Fajri

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here