Beranda Berita

Tidak Penuhi Kuota, SP FIB Tidak Dapat Dilaksanakan

Surat Pemberitahuan Semester Pendek FIB tidak dapat dilaksanakan. (Foto: Anjasman Situmorang)

 

gentaandalas.com- Semester Pendek (SP) yang sebelumnya telah menjadi kebijakan Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand) tidak dapat dilaksanakan. Hal tersebut dikarenakan Mahasiswa yang mengikuti SP belum memenuhi kuota. WD 1 FIB Unand Ferdinal mengatakan syarat jalannya SP mahasiswa harus mencapai target yang telah ditetapkan oleh pimpinan.

“SP bisa terjalankan jika mahasiswa yang mendaftar banyak dan memenuhi kuota, sedangkan fakultas hanya mendapatkan laporan dari Jurusan Sastra Inggris dan Sejarah. Dari laporan tersebut mahasiswa yang mendaftar belum memenuhi kuota,” kata Ferdinal di Dekanat FIB Unand, Selasa (16/7/2019).

Lebih lanjut, Ferdinal menjelaskan mahasiswa yang mengikuti SP diharuskan membayar biaya Rp100.000 per SKS. Dana ini digunakan untuk biaya penyelenggaraan dan pembayaran dosen yang mengajar.

BACA JUGA:  Jurusan Kimia Kembali Buka KBI, Syukri : Batu Loncatan Menuju RSC

“Kalau yang daftar sedikit, dari mana biayanya. Nanti ada ujian, ada panitianya, ada pengawasnya,” jelas Ferdinal.

Ferdinal mengungkapkan, kurangnya mahasiswa yang mendaftar dikarenakan kesiapan dari fakultas terhadap pengadaan SP. Butuh kesepakatan dari senat dan info yang beredar terkait SP baru beberapa bulan belakang. Berbeda dengan fakultas lain yang telah menerapkan sejak lama.

Ketua Jurusan Sastra Inggris, Hanafi menjelaskan sebelumnya ada 27 mahasiswa Sastra Inggris yang mendaftar untuk mengikuti SP. Namun karena kuota tidak terpenuhi, SP tidak dapat dilaksanakan.

BACA JUGA:  Kegiatan Donor Darah, Bentuk Kontribusi Sederhana

“Jumlah mahasiswa yang mendaftar sedikit. Jadi, bukan fakultas atau jurusan yang tidak mau,” kata Hanafi.

Beberapa matakuliah hanya diambil oleh satu hingga lima orang. Sementara kuota yang harus dipenuhi berjumlah 20 orang. Hal ini yang mengakibatkan SP Jurusan Sastra Inggris tidak dilaksanakan.

Terkait dengan dosen yang mengajar, Hanafi mengatakan bahwa Sastra Inggris siap memfasilitasi apabila SP dilaksanakan. Namun, perlu ada rotasi dosen yang mengajar matakuliah setiap semester.

Reporter: Ramadanil Fajri dan Anjasman Situmorang

Editor: Nurul Pratiwi

 

Baca Juga yang Menarik Lainnya!

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here