(Genta Andalas/Doc.Pribadi)Padang, gentaandalas.com  Perkembangan teknologi telah menyebabkan perubahan di berbagai aspek kehidupan masyarakat. Cyber crime dan masyarakat 5.0 merupakan fenomena yang tumbuh akibat perkembangan teknologi yang semakin meningkat. Hal tersebut dikemukakan pada webinar dan diskusi publik Cilation: Cyber Law in Action yang dilaksanakan via Zoom meeting pada Sabtu (18/9/2021).

Bagus Nur Jakfar Adi Saputro, Kasubid Analis Data Statistik Kriminal mengungkapkan bahwa era masyarakat 5.0 merupakan era dimana teknologi dikendalikan oleh masyarakat yang disebut sebagai era keterbukaan.

“Pada era keterbukaan masyarakatlah yang mengendalikan teknologi bukan sebaliknya. Hal Ini perlu dilakukan karena semakin tinggi teknologi maka semakin tinggi pula potensi timbul kejahatan baru,” ucap Bagus.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Didik farkhan Kepala Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi (Daskrimti), bahwa dalam setiap kemajuan teknologi akan memungkinkan segala jenis kepentingan dapat didigitalisasi, serta sistem yang rentan akan terjadinya kebocoran. Hal ini dapat terjadi akibat adanya ulah oknum yang tidak bertanggung jawab dalam memanfaatkan dunia digital.

“Kondisi digitalisasi yang serba online inilah yang memungkinkan informasi pribadi lebih mudah diretas, dan muncul kejahatan jenis baru,” ungkap Didik.

Bagus juga mengatakan pendidikan menjadi sektor penting untuk mempersiapkan Indonesia ke era 5.0. Hal ini sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan tentunya juga harus didukung oleh infrastruktur yang memadai serta penggunaan teknologi dalam aktivitas belajar mengajar.

Indriyatno banyumurti, Program Manager CT Watch Indonesia juga menambahkan bahwa terdapat 4 hal yang harus dipersiapkan Indonesia menuju era masyarakat 5.0, mulai dari kesiapan untuk bekerja dengan data, mampu menciptakan kedaulatan teknologi di negara sendiri, regulasi yang mampu mengatur dengan baik perkembangan teknologi dan perilaku era masyarakat 5.0 serta untuk mampu beradaptasi perubahan budaya yang akan terjadi.

Reporter : M Bimo Setiawan Perdana Wilan dan Geliz Luh Titisari

Editor: Elvi Rahmawani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here