Beranda Berita

TBQ, Sarana Pencarian Khafilah Unand

Maba sedang mengikuti TBQ, pada Senin (27/08/18).

Salah satu rangkaian kegiatan mentoring dari  follow up Training Character Andalasian (TAC), sekaligus praktikum mata kuliah Agama Islam, yaitu Tes Baca Qur’an (TBQ), mahasiswa baru (Maba) diarahkan untuk mengikuti Grand Opening Mentoring pada tanggal 1 September 2018 di gedung Auditorium Unand.

TBQ dilaksanakan secara bergantian sesuai jadwal fakultas masing-masing, yang berlangsung selama empat hari. Hari pertama diawali oleh Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), setelah itu dilanjutkan dengan fakultas lainnya, Senin (27/08/18).

Ketua umum Badan Pengelola Mentoring Agama Islam (BPMAI), Rafki Saputra mengatakan bahwa TBQ merupakan strategi dalam pemilihan kelompok mentoring. Maba yang bacaan Al-qur’annya lancar akan di kelompokkan dengan maba yang bacaannya kurang lancar. “Gunanya agar maba yang sudah lancar bacaannya mengajarkan temannya yang tidak lancar. Ini menjadi strategi BPMAI agar kegiatan mentoring menjadi lebih optimal,” Ungkap Rafki, Selasa (28/08/18).

Selain itu, kata Rafki, TBQ berguna untuk mendata Maba yang hafidz qur’an dan yang pernah mengikuti MTQ, serta menyaring Maba yang berpotensi untuk dijadikan khafilah dari unand.

Salah satu mentor penguji TBQ Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), Rindu Adelia Anisya mengatakan sistem penilaian tes baca qur’an dilihat dari tajwid yang dibaca maba. “Nanti peserta dapat membaca beberapa ayat. Kemudian kami akan menilai seberapa lancar mereka membaca Al-Qur’an dan mengaplikasikan tajwidnya,” ujar Rindu.

Maba dari Jurusan Teknologi Pertanian, Febbi Angelina mengaku senang dengan adanya agenda ini. “Karena belum semua Maba bagus baca Qur’annya, padahal seharusnya mahasiswa sudah pandai baca Al-Qur’an,” katanya.

 

Reporter : Yudelia Wira Permata dan Anggi Putri

Editor : Ivonyla Krisna

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here