Beranda Berita

Tabrak Bus Kampus Unand, Irfan: Kendali Mobil Bermasalah

Pihak kepolisian dan salah seorang warga sedang melihat kondisi angkot hijau yang rusak parah di ruas jalan Unand menuju PNP, Rabu, (12/12/2018). (Foto: Yashirli Mulyadi)

gentaandalas.com- Sebuah angkot hijau rute Pasar Raya-Kampus Universitas Andalas (Unand)  bernomor polisi BA 1806 QU menabrak bus kampus Unand nomor 05 di ruas jalan Unand menuju Politeknik Negeri Padang (PNP), Rabu, (12/12/2018).

Kecelakaan ini mengakibatkan bus kampus Unand mengalami kerusakan di bagian depan, sedangkan angkot hijau mengalami kerusakan parah di bagian samping kanan.

Sopir bus kampus Unand 05, Agus Salman, menjelaskan bus yang dikendarainya ditabrak angkot dari arah yang berlawanan.

“Sekitar jam 10, saya mengendarai bus yang hanya diisi tiga orang penumpang dari Politeknik. Tiba-tiba dari arah yang berlawanan, sebuah angkot berbelok ke arah kanan dan menabrak bagian depan bus,” jelasnya.

BACA JUGA:  Ketentuan Baru Bidikmisi Rilis, Yusdial: Tetap dengan Ketentuan yang Ada

Agus mengaku, bus melaju tidak dalam kecepatan tinggi dan dia sudah berusaha menghindari angkot tersebut.

Setelah kejadian, sopir angkot langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Dari pantauan kru Genta Andalas, sopir angkot, Irfan, mengalami luka-luka di bagian tangan dan kaki.

Setelah dapat dihubungi oleh kru Genta Andalas, Irfan mengklarifikasi kejadian tersebut. Menurut penjelasannya, kecelakaan tersebut terjadi karena kendali mobil yang bermasalah. Irfan mengaku sudah berusaha untuk menghindari bus, tetapi angkot tersebut tidak dapat dikendalikan.

“Bus sudah kelihatan dari jauh. Tiba-tiba setirnya kosong. Kalau kita putar setir, harusnya bannya juga berputar. Tapi, tadi tiba-tiba tidak bisa dikendalikan,” katanya saat diwawancarai di Rumah Sakit Unand, Rabu (12/12/2018).

BACA JUGA:  Hati-hati! Sampah Makanan!

Irfan menambahkan, angkot melaju dengan kecepatan 20 km/jam karena jalan yang mendaki. Kondisinya saat mengemudikan angkot tersebut dalam keadaan sadar dan tidak mengantuk seperti yang diduga sebelumnya.

Pihak kepolisian yang berada di lokasi langsung menyita surat-surat kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut. Ulfa, pihak dari kepolisian mengatakan untuk penyelesaian permasalahan ini tergantung kedua belah pihak.

“Tergantung nantinya bagaimana dari kedua belah pihak, kalau mereka ingin menyelesaikan secara kekeluargaan ya selesaikan, ya kalau tidak kita proses lebih lanjut,” katanya.

Reporter: Anjasman Situmorang dan Yashirli Mulyadi

Editor: Nurul Pratiwi

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here