Beranda Berita

Sudah Lama Vakum, FISIP Unand Kembali Buka Program Semester Pendek

Sekretaris Jurusan Ilmu Politik Dewi Anggraini, saat diwawancarai di Gedung Jurusan Ilmu Politik, Senin (1/7/2019). (Foto : Yudellia Wira Permata)

gentaandalas.com- Program Semester Pendek (SP) kembali dibuka di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unand mulai Juli hingga Agustus 2019. Program ini telah mengalami masa vakum selama beberapa tahun dan kembali hadir untuk memacu semangat mahasiswa dalam menyelesaikan masa kuliahnya. Registrasi SP dapat dilakukan di masing-masing jurusan.

“Program ini dibangkitkan kembali bertujuan untuk memacu mahasiswa agar lebih cepat lagi dalam menyelesaikan masa kuliahnya,” ungkap Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan FISIP Unand Neli Suhendri di Gedung A FISIP Unand,  Senin, (1/7/2019).

Neli menambahkan, hingga saat ini jurusan yang telah mendaftar ke pihak akademik fakultas adalah jurusan Ilmu Politik. Sebanyak lima orang mahasiswa Ilmu Politik mengambil SP dengan mata kuliah pembangunan partisipatif.

Sekretaris Jurusan Ilmu Politik Unand Dewi Anggraini mengungkapkan, masa perkuliahan semester pendek dimulai dari tanggal 4 Juli mendatang hingga tercapainya 16 kali pertemuan termasuk UTS dan UAS dan ada sebanyak tiga orang dosen Ilmu Politik yang mengampu satu mata kuliah tersebut.

“Syarat mahasiswa yang mendaftar semester pendek yaitu mempunyai IPK di atas 3,5. Nanti masa belajarnya tergantung kesepakatan bersama dosen yang telah ditetapkan,” ungkap Dewi.

Salah seorang mahasiswa jurusan Ilmu Politik angkatan 2017 Natasya Aisya Putri, mengaku ambil program SP agar kedepannya ia dapat meluangkan banyak waktu untuk berorganisasi.

“Tujuanku ambil SP ini agar kedepannya bisa lebih banyak waktu di organisasi,” aku Tasya.

Berbeda dengan Tasya, mahasiswa Ilmu Politik lainnya Shahira Desi yang mengikuti SP pada mata kuliah yang sama menuturkan ia bermaksud ikut SP agar dapat menyelesaikan mata kuliah lebih cepat.

“Tujuan saya ikut SP supaya saya lebih cepat menyelesaikan mata kuliah saya,” tutur Shahira.

Reporter : Anggi Putri Rizkya dan Yudellia Wira Permata

Editor : Nurul Pratiwi

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here