Beranda Berita

Serak Gulo, Festival Kebudayaan Muslim India di Kota Padang

Antusiasme pengunjung dalam Festival Serak Gulo di Masjid Muhammadan, Padang Selatan, Sabtu (25/01/2020). (Foto : Linda Susanti)

gentaandalas.com– Masjid Muhammadan yang terletak di Jl. Pasar Batipuh, Pasa Gadang, Padang Selatan mendadak menjadi lautan manusia. Masyarakat antusias dalam perayaan Festival Serak Gulo yang digelar oleh masyarakat muslim keturunan India di Kota Padang, Sabtu (25/01/2020).

Acara ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas rezeki yang mereka dapatkan. Karena di dalam kebudayaan India, gula diidentikkan dengan kebahagiaan dan suka cita.

Ketua Panitia Rafki Hamdani Ali merasa bangga karena serak gula hanya diselenggarakan di tiga negara di dunia, yaitu India, Singapura, dan Indonesia. Di Indonesia hanya Padang satu-satunya kota yang menyelenggarakan perayaan tersebut.

“Kami merasa bangga karena serak gula menjadi pembuka dari 35 event di tahun 2020 yang ada di Kota Padang,” kata Rafki dalam sambutannya.

BACA JUGA:  GEMAR 2020 Gandeng Istri Walikota Padang

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa Padang adalah kota multi etnis. Serak gulo inilah sebagai salah satu bentuk keberagaman yang ada.

“Menjadi tugas kami sebagai pemerintah dalam menjaga kedamaian antar masyarakat,” tuturnya.

Event tahunan ini diselenggarakan setiap tanggal 1 Jumadil Akhir Hijriah, yang kali ini bertepatan dengan perayaan Imlek. Festival Serak Gulo selalu ramai pengunjung setiap tahunnya, tidak hanya warga muslim keturunan India saja, bahkan masyarakat non muslim pun tidak dilarang untuk berpartisipasi di dalamnya.

Antusiasme masyarakat cukup besar, dapat dilihat dari padatnya lokasi bahkan jauh sebelum acara dimulai. Juga banyak warga yang datang dengan membawa anak-anaknya untuk melihat festival ini. Untuk menjaga keselamatan, panitia telah menyediakan mobil ambulans dan tim medis jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA:  Indonesia Darurat Perpecahan, Gatot : Satukan Perbedaan

Sebelum disebar, gula didoakan terlebih dahulu, kemudian panitia akan menyerakkan gula dari atas bangunan Masjid Muhammadan, sedangkan warga menunggu di bawah untuk mengumpulkannya. Gula dibungkus menggunakan kain warna warni.

Perayaan ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Mardani Ali Sera, Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Nasrul Abit,  Wakil DPRD Sumbar, Camat Padang Selatan, dan beberapa pejabat lainnya.

Pengunjung tidak hanya datang dari Kota Padang, pegiat fotografi asal Bukittinggi Erison J. Kambari misalnya, ia sengaja datang jauh-jauh demi menyaksikan event ini. “Ini pertama kalinya. Saya dan teman-teman sengaja datang dari Bukittinggi untuk mencari momen dalam acara ini,” ungkap Erison.

Reporter : Linda Susanti

Editor : Efi Fadhillah

Berita Lainnya

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here