Beranda Berita

SBMPTN 2019, Angka Penerimaan Mahasiswa Berkurang dari Sebelumnya

Foto : google.co.id

gentaandalas.com- Angka penerimaan mahasiswa baru (Maba) Unand SBMPTN 2019 berkurang dari tahun sebelumnya. Kabag Akademik Unand Asrul mengatakan, kuota mahasiswa yang diterima tahun ini mengalami penurunan dari setiap fakultas dan pengurangan maupun penambahan mahasiswa setiap jurusan biasanya berjumlah sekitar 40 orang.

“Setiap tahunnya dari fakultas tidak ada lonjakan mahasiswa yang begitu tinggi, kisaran 40-an orang paling banyak,” kata Asrul di Gedung Rektorat Unand, Kamis (11/7/2019).

Asrul menuturkan, mahasiswa yang sebelumnya sudah diterima melalui jalur SNMPTN tidak diperbolehkan mendaftar lagi melalui jalur SBMPTN, sebab pihak LTMPT Pusat sudah menggunakan sistem blok. Kemudian untuk jurusan Agroteknologi kampus tiga untuk sementara tidak ada penerimaan mahasiswa jalur SNMPTN maupun SBMPTN. Tapi rencana akan dibuka pada jalur mandiri.

BACA JUGA:  Polemik BEM KM Unand, DPM KM Unand Rekomendasikan Presma Unand Undur Diri

Kemudian, Asrul mengungkapkan, penerimaan mahasiswa ini didasarkan atas persaingan antar peminat dengan kelulusan dan persentase antara peminat dengan penerima. Untuk saat ini jumlah peminat di Unand belum dapat diketahui.

“Sistem penerimaannya ada dua versi, yaitu persaingan antar peminat dengan kelulusan dan persentase. Namun, kami lebih suka persaingan. Sebab akan ketahuan berapa yang ikut seleksi dan berapa yang diterima,” ungkap Asrul.

Berdasarkan data statistik yang diperoleh, mahasiswa yang diterima jalur SBMPTN  tahun ini mengalami penurunan. Pada tahun sebelumnya, mahasiswa SBMPTN yang diterima sebanyak 3.104 orang, sedangkan tahun ini sebanyak 2.312 orang. Namun, jumlah mahasiswa yang diterima sesuai dengan jumlah kuota yang disediakan.

BACA JUGA:  KKN Expo 2019, Mahasiswa Antusias Lakukan Persiapan

Asisten Wakil Rektor I Unand Yufri Aldi mengatakan penerimaan mahasiswa setiap tahun tidak sama.

“Penerimaan mahasiswa juga tergantung pada jumlah wisudawan,” kata Yufri.

Yufri mengungkapkan, penurunan jumlah mahasiswa yang diterima tahun  ini disebabkan oleh penerimaan mahasiswa jurusan Agroteknologi yang ditiadakan untuk jalur SBMPTN. Pada 2018 lalu, penerimaan mahasiswa untuk jalur SNMPTN dan SBMPTN masih dibuka.

Yufri menambahkan, jumlah mahasiswa yang diterima di jurusan Teknologi Industri Pertanian sebanyak 24 orang. Jumlah ini lebih sedikit jika dibandingkan penerimaan jalur SNMPTN, yakni sebanyak 34 orang.

Reporter : Ramadanil Fajri dan Tiwi Veronika

Editor : Nurul Pratiwi

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here