• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Rabu, 21 Januari 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita Feature

Rumah Gadang Gajah Maram, Ikon Wisata Saribu Rumah Gadang di Solok Selatan

oleh Redaksi
19 Mei 2023 | 14:00 WIB
ShareShareShareShare
: Pengunjung sedang berdiri di depan plang masuk Rumah Gadang Gajah Maram, Selasa (25/4/2023) (Genta Andalas/Vannisa Fitri)

Oleh: Vannisa Fitri*

Destinasi wisata yang terdapat di Indonesia sangat beraneka ragam pilihannya. Hal inilah yang membuat Indonesia gencar mempromosikan berbagai pilihan destinasi wisata yang dimilikinya. Seperti yang terdapat di provinsi Sumatra Barat, tepatnya di Solok Selatan terdapat kawasan Saribu Rumah Gadang yang menjadi kebanggaan masyarakat. Kawasan Saribu Rumah Gadang ini berlokasi di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat. Ikon objek wisata Saribu Rumah Gadang ini adalah Rumah Gadang Gajah Maram.

Saya memulai perjalanan menuju Kawasan Saribu Rumah Gadang dari Nagari Pakan Raban. Dari sini perjalanan dapat ditempuh dalam waktu 20 menit menggunakan kendaraan bermotor roda dua. Sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhkan dnegan pemandangan sawah yang terhampar luas beserta rumah warga yang saling berdekatan. Jalan menuju lokasi tersebut sangat mudah dijumpai karena terletak di tepi jalan. Sesampainya di lokasi, saya langsung memarkirkan kendaraan ke tempat yang telah disediakan oleh warga setempat.

Hal pertama kali yang saya lihat adalah bangunan Rumah Gadang Gajah Maram yang masih kokoh dan arsitektur yang masih terjaga. Dari luar rumah gadang kita akan disambut dengan plang yang bertuliskan Rumah Gadang GAJAH MARAM Suku Melayu Buah Anau Kaum Dt. Lelo Panjang dan empat rangkiang yang saling berjejeran di depan rumah gadang tersebut. Rumah gadang ini hingga sekarang dikelola oleh salah satu keturunan Dt. Lelo Panjang yang merupakan generasi kelima, sehingga sampai sekarang kawasan ini tetap eksis menjadi destinasi wisata ikonik yang ada di Solok Selatan.

Baca Juga  Maraknya Westernisasi, Apakah Budaya Tradisional Sudah Dianggap Kuno Oleh Generasi Muda?

Ketika mencoba masuk ke bagian dalam rumah gadang, Anda akan disuguhkan dengan ruang lepas yang begitu luas, di sisi kanan dan kiri terdapat anjuang yang berfungsi sebagai tempat pengantin bersanding atau tempat penobatan kepala adat. Tak hanya itu, di bagian dalam rumah gadang terdapat benda-benda yang biasanya digunakan dalam upacara-upacara adat, seperti carano, kendi, keris, suntiang dan pakaian adat. Pada bagian ruang kamar, terdapat tujuh kamar dan dua kamar pengantin. Melalui benda-benda yang ada di dalam rumah gadang ini, dapat memberikan gambaran kepada wisatan tentang adat dan peninggalan masyarakat Minangkabau.

Susilawati, sebagai pengelola dan keturunan dari rumah gadang ini mengungkapkan bahwa Rumah Gadang Gajah Maram ini merupakan salah satu yang paling banyak dicari oleh wisatawan jika berkunjung ke Kawasan Saribu Rumah Gadang. “Rumah gadang ini ramai dikunjungi oleh wisatawan sejak hari raya idul fitri dan rumah gadang ini dibuka untuk umum,” ungkap Susilawati saat diwawancarai pada Selasa (25/04/2023).

Baca Juga  Geopark Silokek, Taman Bumi Rasa Swiss

Tidah hanya itu, Susilawati juga mengungkapkan bahwa Rumah Gadang Gajah Maram ini telah ada sejak tahun 1794 dan masih ada hingga sekarang, tetapi bangunannya sudah tua dan bangunannya tidak sama seperti sekarang.

Potret bangunan rumah Gadang Gajah Maram yang dahulu dapat kita lihat di dinding rumah gadang. Terdapat foto-foto lama bentuk desain bangunan rumah gadang dahulu beserta keturunan-keturunan yang pernah mendiami rumah gadang tersebut. Pada saat ini, rumah Gadang Gajah Maram sudah tidak ditempati sebagai tempat tinggal, tetapi dapat masih berfungsi sebagai tempat untuk perhelatan acara adat.

Selain itu, beberapa rumah gadang di kawasan Saribu Rumah Gadang ini dijadikan tempat penginapan bagi wisatawan. Wisatawan dapat merasakan sensasi tinggal di rumah gadang dan menikmati suasana asri yang masih tersedia di destinasi wisata ini. Terdapat juga masakan tradisional Minangkabau yang dapat memanjakan selera wisatawan.

Penulis merupakan Mahasiswa Departemen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Andalas

Tag: rumah gadangSolok Selatanwisata
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Penjaga Masjid Al-Hakim bersiap menyapu halaman masjid pada Selasa (28/10/2025) (Genta Andalas/ Nasywa Luhfiyyah Edfa)

Di Antara Azan dan Ombak: Kisah Penjaga Masjid Al-Hakim

4 November 2025 | 11:10 WIB
Amir Syakib, anak bungsu Buya Hamka menyambut kedatangan pengunjung Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka pada Minggu (26/10/2025) (Genta Andalas/Pitri Yani)

Buya Hamka: Dari Lembah Maninjau Ke Panggung Sejarah

31 Oktober 2025 | 22:26 WIB
(Ilustrasi/Alizah Fitri Sudira)

Solidaritas Perempuan, Jangan Hanya di Media Sosial

5 September 2025 | 22:58 WIB

Kompleks Makam Kuno Malalo: Bukti Tradisi Berkelanjutan dari Megalitik hingga Islam

5 September 2025 | 22:33 WIB
(Ilustrasi/Sabila Hayatul Dhi'fa)

Sejarah Publik: Alternatif Karier Non Akademis

4 September 2025 | 08:44 WIB
Penandatanganan pakta integritas oleh wakil presiden Bem Km Unand, Senin (3/9/2025) (Genta Andalas/Sabila Hayatul Dhi'fa)

Aksi 1 September ditunggangi, BEM UNAND Nyatakan Sikap

3 September 2025 | 18:55 WIB

TERPOPULER

  • (Poster Film Alas Roban/detik.com)

    Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • KKN Kebencanaan Kapalo Koto dan UNIB Salurkan Bantuan Gizi Pasca Banjir

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Peminjaman Gedung UNAND Masih Hadapi Kendala Teknis

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Atap Bagonjong pada Rumah Gadang sebagai Identitas Sosial Masyarakat Minangkabau

    1 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Potret Kegiatan Ulang Tahun ke-44 LBH Padang

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

Genta Andalas © 2026

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak