Beranda Berita

Remedial Bukan Ajang Pemberian Nilai Cuma-Cuma

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Hasanuddin .

gentaandalas.com- Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (Unand) Hasanuddin menyebutkan remedial merupakan hak mahasiswa. Sistem remedial yang sudah berlangsung pada tanggal 27 Desember 2017 – 5 januari 2018 berjalan dengan baik, meskipun mendapat kritikan dari beberapa dosen.

“Sudah kewajiban kami untuk mefasilitasinya, tapi jangan jadikan ini sebagai kebijakan untuk memberikan nilai pada mahasiswa secara cuma-cuma,” katanya saat ditemui di ruangannya Jumat,  (5/1/2018).

Hasanuddin mengatakan bahwa peraturan ini harus dilaksanakan, mengingat prosesnya ditingkat Unand sudah cukup panjang. Mulai dari diskusi dimanajemen meeting, mengeluarkan surat edaran, dilanjutkan dengan pertanggungjawaban pada Senat Unand, hingga keluarnya Surat Keputusan (SK) Rektor yang memiliki kekuatan hukum.

BACA JUGA: 
521 Peserta Ikuti Pandekar Event

Pelaksanaan ujian ulang, kata Hasanuddin, bukan berarti nilai mahasiswa sudah dijamin lebih baik dari sebelumnya. Hasilnya tetap dinilai dari usaha mahasiswa, berdasarkan peraturan akademik dan kontrak perkuliahan. Hasanuddin mengatakan bahwa kesempatan ini hanya untuk memfasilitasi mahasiswa yang merasa tidak puas dengan nilainya, karena merasa mampu untuk mendapatkan nilai lebih berdasarkan peraturan akademik.

Dalam pengimputan nilai, Hasanuddin menjelaskan dosen tidak akan diberatkan, sebab akan dibantu oleh bagian teknis atau Information, Communication and Technology (ICT). Ia menyebutkan nilai kedua ini tidak akan memengaruhi jumlah SKS yang berhak diambil pada semester berikutnya, karena pedoman pengambilan SKS disemester berikutnya berdasarkan hasil dari nilai ujian yang pertama.

BACA JUGA: 
Bunkasai Unand Kenalkan Kebudayaan Jepang

“Nilai kedua dianggap sebagai perubahan nilai yang tidak akan memengaruhi pengambilan SKS. Namun nilai yang ditampilkan pada transkrip nilai adalah nilai tertinggi,” ujarnya.

Hasanuddin berharap kepada semua dosen untuk dapat lebih meningkatkan kualitas proses pembelajaran dengan berbagai macam metode, karena kualitas proses akan mempengaruhi kualitas hasil yang akan di peroleh. Pun kepada mahasiswa agar mengikuti proses belajar dengan baik dan serius, sehingga penguasaan materi dengan mudah diterima.

Reporter : Mishthafiyatillah

Editor       : Endrik Ahmad Iqbal

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here