Beranda Berita

Rektor Unand Tanggapi Status Covid-19

Imbauan Rektor Unand terkait Covid-19 dalam grup Whatsapp, Minggu (15/3/2020).

Padang, gentaandalas.com- Rektor Unand Yuliandri beri imbauan kepada seluruh civitas akademika Unand melalui grup Whatsapp dosen pada Minggu (15/3/2020). Sebelumnya telah diadakan Rapat pimpinan Rektor bersama Wakil Rektor, Dekan, serta Wakil Dekan I pada Sabtu (14/3) lalu. Adapun beberapa isi yang disampaikan rektor adalah sebagai berikut :

  1. Kegiatan atau acara/seremonial yang mengumpulkan 100 orang atau lebih baik kuliah umum, acara ilmiah, yudisium, wisuda dan seterusnya ditunda sementara sampai ketentuan selanjutnya.
  2. Kegiatan Student Exchange, baik dalam dan luar negeri sementara ditunda.
  3. Semua perjalanan dinas luar provinsi ditunda dulu dan hanya diizinkan jika sangat penting dan harus melalui izin rektor dan mendapatkan kartu pemantauan dari dinas kesehatan Provinsi.
  4. Rektorat akan melaksanakan kampanye pencegahan penularan infeksi covid-19 dalam waktu dekat.
  5. Rektorat akan memfasilitasi persediaan bahan antiseptik cuci tangan untuk semua fakultas dan dalam hal ini akan disediakan kerjasama antara RS Unand dan Fakultas Farmasi.
  6. Masker hanya diperlukan oleh petugas kesehatan, orang yang menderita batuk atau pilek, serta orang yang berada dalam risiko tinggi penularan seperti dosen/mahasiswa FK/FKG/FKep/Farmasi, dan menurut WHO tidak bermanfaat jika dipakai oleh orang sehat.
  7. Kegiatan perkuliahan tetap berjalan seperti biasa dan jika sudah ada dosen yang memiliki konten perkuliahan daring maka yang bersangkutan dapat menggunakan sesuai dengan aturan berlaku.
  8. Bidang 1 (akademik) akan segera mensosialisasikan pembuatan konten kuliah daring dalam waktu dekat.
  9. Mahasiswa, dosen, dan tendik yang menderita flu atau batuk agar tidak masuk kuliah atau kerja sampai yang bersangkutan sembuh dengan melampirkan surat keterangan sakit.
  10. Kebijakan meliburkan mahasiswa belum diambil dengan alasan sebagai berikut :
  • WHO tidak menganjurkan meliburkan mahasiswa, karena meliburkan mahasiswa malahan dapat mempercepat penyebaran virus ke daerah asal mahasiswa tersebut (kasus corona di Italia). Infeksi covid-19 bisa sembuh sendiri pada anak muda namun sangat membahayakan pada penderita usia tua atau orang dengan imunitas rendah.
  • Padang saat ini bukan merupakan episenternya infeksi covid-19.
  • Belum ada anjuran dari instansi berwenang (Pemprov /Kemendikbud).

    Imbauan Rektor Unand terkait Covid-19 dalam grup Whatsapp, Minggu (15/3/2020).

Yuliandri juga menyampaikan bahwa Surat Edaran Rektor no 5/UN.16.R/SE/2020 tentang Kesiagaan Menghadapi Infeksi Covid-19 tertanggal 28 Februari 2020 masih berlaku, dan akan dilakukan update dengan Surat Edaran Rektor yang baru pada 16 Maret 2020, karena adanya perubahan status infeksi covid-19.

 

Reporter : Geliz Luh Titisari

Editor : Linda Susanti

Berita Lainnya

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here