Beranda Berita Sorotan Kampus Pustaka Unand Upayakan Akreditasi A

Pustaka Unand Upayakan Akreditasi A

Pustaka UnandGentaandalas.com – Sebagai satu-satunya Universitas di pulau Sumatera yang terakreditasi A, Unand tentunya memiliki berbagai fasilitas demi menunjang prestasi akademik mahasiswanya. Salah satu fasilitas yang dimiliki Unand adalah Perpustakaan pusat yang letaknya strategis, yaitu di tengah area kampus. Bangunan berlantai enam ini, menyediakan berbagai fasilitas bagi pengunjung. Hingga kini tercatat pustaka pusat memiliki 91.000 judul buku dengan jumlah keseluruhan 157.000 eksemplar.

“Semua buku yang dibutuhkan oleh mahasiswa sudah tersedia. Setiap tahun pustaka terus menambah koleksi buku. Baik yang tercetak maupun e-book. Untuk mendapatkan e-book, mahasiswa dapat mengunjungi situs pustaka.unand.ac.id,” ungkap Azral, Kepala Pustaka. 

Azral menjelaskan terdapat beberapa menu di pustaka.unand.ac.id, antara lain Tugas Akhir Elektronik berisi skripsi yang diunggah mahasiswa, Minangkabausian, Usulan Buku, dan lainnya. Pada menu Usulan Buku mahasiswa dapat mengusulkan buku apa yang dibutuhkan, baik itu buku kuliah, buku fiksi mengenai pendidikan, ataupun buku motivasi. “Diharapkan partisipasi mahasiswa untuk mengisi ini. Kami akan tampung usulan mahasiswa,” tutur Azral. 

Lebih lanjut, Azral juga mengungkapkan di website pustaka Unand juga terdapat Digital Library. “Mahasiswa dapat mengunduh secara gratis jurnal yang dibutuhkan. Jurnal tersebut antara lain dari situs Science Direct, Pro Quest, Scopus, Directori E-Journal Unand, dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Lantai dua pustaka juga dilengkapi dengan ruangan koleksi majalah dan koran. Pustaka berlangganan koran lokal seperti Padang Ekspress, Singgalang, Haluan, hingga koran nasional semisal Bisnis Indonesia, Kompas, dan The Jakarta Post. Tak ketinggalan majalah-majalah pendidikan dan kebudayaan ada di ruangan ini. Berbagai corner pun ikut meramaikan pustaka, seperti American Corner, French Corner, Timur Tengah Corner yang sedang dalam tahap pengerjaan, dan Minangkabau Corner yang baru saja diresmikan. 

Selain itu, Azral mengatakan terdapat satu corner yang masih belum diketahui oleh mahasiswa, yaitu Popular Corner. “Di ruangan yang berada di sebelah Minangkabau Corner ini disediakan jaringan TV berlangganan. Mahasiswa dapat menonton Al Jazirah, British Broadcasting Corporation (BBC), dan lainnya. Novel-novel populer terbaru dan karya sastrawan besar, buku tips, hingga novel Harry Potter edisi Bahasa Inggris juga menjadi koleksi di ruangan ini,” paparnya.

Banyaknya fasilitas yang disediakan oleh Popular Corner ternyata tidak mampu menarik perhatian pengunjung. Hal ini dibuktikkan dengan sedikitmya pengunjung dari Popular Corner, dilihat dari sedikitnya daftar pengunjung yang disediakan. “Pustaka telah berusaha untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Tentu kita menginginkan partisipasi pengguna,” ungkap Azral. 

Loli Yasnita, mahasiswi Fakultas Hukum mengatakan apabila ke pustaka hanya meminjam buku saja. “Kalau ke pustaka minjam buku aja, nggak tahu kalau ada Popular Corner. Tapi pustaka Unand memang memiliki fasilitas yang bagus,” ucap Loli.

Di balik fasilitas serta kelebihan yag dimiliki oleh pustaka Unand, sampah menjadi masaah utama. Masih ada oknum yang membuang sampah sembarangan, padahal tempat sampah sudah disediakan. “Tangga darurat dijadikan tempat pacaran oleh beberapa oknum mahasiswa. Kelemahan sistem pengamanan pustaka, pintu tangga darurat tidak terkunci. Tapi ada norma dan etika yang harus dijaga. Jangan memanfaatkan situasi dan suasana yang sepi,” keluh Azral.

Azral menegaskan pihaknya akan mengusahakan agar pustaka dapat memenuhi standar perpustakaan nasional. “Mudah-mudahan nanti perpustakaan kita berakreditasi A. Kita sedang mengusahakan ke arah itu.” Selain fasilitas yang memadai, syarat agar pustaka dapar berakreditasi A adalah jumlah peminjaman buku dan jumlah pengunjung, minimal sebanyak 10% dari total mahasiswa,” katanya. (Zikra)

1 KOMENTAR

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here