Beranda Berita

Program Baru, UPT Bahasa Unand Buka Kursus Bahasa Jepang

Gedung Pusat Bahasa, Unand. (Foto: Alfin Zernindo Prima)

gentaandalas.com- Unit Pelaksanan Teknis (UPT) Pusat Bahasa, Universitas Andalas (Unand) membuka 3 program kelas bahasa Jepang. Program tersebut diantaraya,  kursus bahasa Jepang untuk persiapan Japanese Language Proficiency (JLPT), kursus bahasa Jepang komprehensif, dan kursus percakapan bahasa Jepang. Hal ini merupakan program baru yang diadakan oleh UPT bahasa.

Tujuan diadakan program ini adalah untuk memudahkan mahasiswa, terutama mahasiswa jurusan bahasa Jepang untuk mendapatkan sertifikat berbahasa Jepang. “Mahasiswa lulusan bahasa Jepang harus memiliki minimal sertifikat JLPT minimal N3. Maka dari itu kami ingin memudahkan mahasiswa untuk mendapatkan sertifikat tersebut,” ujar Radhia Elita, selaku koordinator bahasa Jepang, UPT Pusat Bahasa Unand, Senin (20/8/2018).

Selain itu, program tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan serta minat berbahasa Jepang, persiapan untuk mendapatkan beasiswa ke Jepang, serta meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tes.

Lanjutnya, kursus bahasa Jepang ini terbuka untuk umum, tidak hanya untuk mahasiswa Sastra Jepang, seluruh mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengikuti program ini. Untuk waktu pendaftarannya sudah dibuka semenjak tanggal 13 Agustus dan berakhir pada akhir Agustus. Sedangkan untuk pelaksanaan kursus ini akan dimulai pada awal September. Namun jika ada yang masih mendaftar pada awal September akan tetap diterima.

“Mahasiswa yang akan mengikuti program tersebut harus membayar Rp 500 ribu  per paket untuk dua setengah bulan, dengan 22 kali pertemuan,” katanya.

Salah satu mahasiswa Jurusan Peternakan, Hanif Rahmi, mendukung program tersebut dan bahkan ia berminat untuk mengikutinya. “Dengan adanya kursus bahasa jepang ini menjadi peluang bagi saya dan teman-teman untuk meningkatkan kemampuan bahasa Jepang, dan akan menjadi kesempatan terbesar bagi saya untuk bisa mengikuti beasiswa ke Jepang,” ujarnya.

Senada dengan itu, mahasiswa Sastra Jepang, Desfria Astria, berharap dengan adanya program ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh mahasiswa. Menurutnya, tidak semua orang  bisa menguasai lebih dari satu bahasa asing, dan adanya program ini bisa menjadi salah satu kunci untuk memudahkan mendapatkan pekerjaan.

Reporter : Anggi Putri Rizkia dan Tiwi Veronika

Editor : Juni Fitra Yenti

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here