Beranda Berita

Presentasi Bentuk Evaluasi dan Unjuk Diri

Salah seorang mahasiswa melakukan presentasi kegiatan KKN di UPT Bahasa Unand, Jumat (26/10/2018).

 

gentaandalas.com- Mahasiswa angkatan 2015 Universitas Andalas (Unand)  melakukan pesentasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di UPT Bahasa Unand lantai 3,  guna mengevaluasi proses dan hasil yang diperoleh oleh masing-masing perwakilan, dalam rangka merayakan terselesaikannya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Selain itu, terdapat rangkaian acara berupa lokakarya yang melibatkankan wali nagari tempat KKN. “Dalam lokakarya ini, membahas bagaimana perspektif visi dan misi nagari tersebut menjadi nagari yang madani,” ujar Syamsuardi selaku koordinator umum PU-KKN,  Jumat (26/10/2018).

Syamsuardi menuturkan, isi lokakarya ini menggali potensi dari nagari-nagari dan mencoba memancing untuk berpikir menjadi nagari yang madani dengan ukuran-ukuran tertentu. Dengan adanya KKN ini, silaturahmi antara universitas dengan wali nagari tempat peserta KKN di tempatkan dapat terus terjalin.

Peserta KKN Unand 2018 diwajibkan untuk mengirim tim presentasi yang terdiri dari 2 orang sebagai presenter dan operator per nagari. “Bagi yang tidak mengirim tim presentasinya, maka tim tersebut mendapat nilai belum lengkap (BL),” ujar Syamsuardi. Ia juga menambahkan, nilai BL tersebut berlaku untuk semua peserta nagari yang bersangkutan dan akan diubah sampai tim melengkapi persyaratan-persyaratan yang telah diajukan.

Berdasarkan nagari tempat KKN, mahasiswa akan dibagi menjadi 5 sampai 7 kelompok per ruangan. Presentasi dilakukan secara bertahap dan per sesi, untuk kelompok Nagari yang terlebih dahulu datang, berhak untuk memulai presentasi.

Ronaldo, Mahasiswa Teknologi Informasi selaku Ketua KKN di Koto Lalang, Kecamatan Dua Kilangan, Padang, mengungkapkan perasaannya setelah menyelesaikan presentasi di depan kelompok KKN lain. “Sangat senang, karena kami bisa saling berbagi ilmu dengan anggota kelompok KKN yang hadir dalam presentasi,” ujarnya.

Sementara itu, Arnanda Efrizon, Mahasiswa Peternakan selaku Ketua KKN di Nagari Taratak, Kecamatan Sutra, Pesisir Selatan, mengatakan persiapannya sudah dilakukan jauh-jauh hari. “Kami juga mencoba mengambil data-data di lapangan guna mengolah data-data yang ada untuk dijadikan makalah bahan presentasi,” ujarnya.

Dalam peresentasi, Efrizon menjelaskan kondisi nagari tempat KKN, program kerja yang dilakukan, serta solusi-solusi yang ditawarkan untuk nagari tersebut. Ada beberapa aspek yang dinilai, yaitu kata-kata yang digunakan, sikap ketika menyampaikan materi, serta isi dari materi yang disampaikan. Namun, kesinambungan program kerja untuk memecahkan permasalahan di lapangan juga menjadi penilaian.

Afrizon berharap, program-program yang dilakukan ketika KKN bisa diaplikasikan secara berkesinambungan untuk ke depannya. Menambah wawasan lagi untuk menghadapi berbabagi macam karakter di masyarakat.

Reporter: Nadya Satya Dilova dan Tiwi Veronika

Editor: Endrik Ahmad Iqbal

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here