Beranda Berita

Polemik BEM KM Unand, DPM KM Unand Rekomendasikan Presma Unand Undur Diri

Ilustrasi : Nisa Ulfikriah

gentaandalas.com- Dewan Perwakilan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (DPM KM) Universitas Andalas (Unand) memberikan rekomendasi pengunduran diri kepada Presiden Mahasiswa (Presma) BEM KM Unand Ismail Zainuddin yang dipublikasikan dalam akun Instagram resmi Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) KM Unand pada 2 Oktober lalu.

Ketua DPM KM Unand Jijim Fadilla Warman mengatakan, rekomendasi ini diajukan berdasarkan pertimbangan yang cukup banyak, baik dari internal maupun eksternal BEM KM Unand, seperti banyaknya menteri dan staf BEM KM Unand yang memprotes kinerja presma.

“Persoalannya selain banyaknya protes, presma juga sering menghilang,” kata Jijim pada Rabu (2/10/2019).

Jijim menjelaskan, sebelumnya surat peringatan pertama sudah dilayangkan untuk BEM KM Unand pada awal April lalu, karena tidak memenuhi panggilan dari DPM KM Unand. Jika penurunan kinerja presma saat ini terus berlanjut, maka akan ada kemungkinan untuk surat peringatan kedua dan surat peringatan ketiga, bahkan penggulingan kekuasaan. Oleh karena itu, DPM KM Unand merekomendasikan presma untuk mengundurkan diri, sehingga proses pergantian kabinet tidak perlu dilakukan dan hal tersebut akan mempermudah kinerja BEM KM Unand di akhir kepengurusannya.

Lebih lanjut, Jijim mengungkapkan Presma BEM KM Unand Ismail Zainuddin telah menerima surat rekomendasi pengunduran diri, dan surat tersebut telah dibuat sejak tanggal 24 September lalu  dan Ismail  telah menemui DPM KM Unand.

“Hasil pertemuan ini, Ismail tetap melaksanakan amanahnya sebagai Presma BEM KM Unand dan akan memperbaiki kinerjanya. Semoga presma dapat bekerja dengan lebih baik lagi dalam menjalankan kepemimpinannya hingga masa jabatannya berakhir, ” ungkap Jijim.

Senada dengan Jijim, Komisi Pengawas DPM KM Unand Intan mengungkapkan, masalah ini bermula ketika presma mengambil cuti selama tiga minggu karena alasan pribadi yang mengakibatkan adanya permasalahan internal BEM KM Unand. Hal inilah yang menyebabkan ketidakstabilan dalam internal BEM.

“Selain alasan pribadi presma, warga Unand juga kurang percaya dengan kinerja presma yang sekarang telah berubah status, sehingga ditakutkan kinerjanya menurun di BEM KM Unand,” ungkap Intan.

Sementara itu, sampai berita ini diturunkan  saat kru Genta Andalas menghubungi, Presma BEM KM Unand belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai masalah ini.

Reporter : Suhada Tri Marneli dan Efi Fadhillah

Editor : Nurul Pratiwi

 

 

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here