Beranda Berita

PNS Unand Terjerat Kasus Narkoba

Kompol Hamidi menunjukkan barang bukti saat press realese di Polsek Pauh, Senin, (24/2/2020). (Genta Andalas/Dian Fitri Yova)

Padang, gentaandalas.com- Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Unand tertangkap dalam perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan 1 bukan tanaman di Pool Bus Kampus Unand. Penangkapan terjadi pada selasa, 18 Februari 2020 sekitar pukul 19.30 WIB. Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Pauh, Kompol Hamidi saat press realese di Polsek Pauh, Senin, (24/02/2020).

Tersangka yang diketahui berinisial JSM (49) diamankan bersama barang bukti berupa 1 buah tas yang berisi 122,01 gram yang diduga merupakan sabu-sabu . Sabu-sabu tersebut terbagi atas 1 bungkus paket besar, 1 bungkus paket menengah, empat bungkus paket sedang, dan 1 bungkus paket kecil sisa pakai yang terbungkus plastik warna bening.

Barang bukti lain seperti 1 set alat isap sabu, 1 buah handphone warna putih, 1 unit timbangan digital warna hitam, sepuluh buah kompeng, 3 buah pyrex, pipet gelas yang baru, 3 buah pipet yang bengkok, 2 buah jarum, 5 buah tutup minuman botol sedang yang terpasang pipet Aqua, 4 buah macis, 1 bungkus plastik klep ukuran besar, dan 1 bungkus plastik klep ukuran kecil turut diamankan pihak kepolisian Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat.

Barang bukti yang diamankan dari pelaku di Polsek Pauh, Senin, (24/2/2020). (Genta Andalas/Icha Putri)

Kompol Hamidi menjelaskan kronologi penangkapan, “Kita dapat informasi bahwa tersangka menuju ke arah kampus dan anggota kita sudah di lapangan, begitu melihat tersangka dibuntuti dan kita lakukan upaya paksa penangkapan.”

Berdasarkan keterangan dari Kompol Hamidi narkotika jenis sabu tersebut tidak diedarkan di lingkungan Unand. “Informasi yang kita terima, barang tidak diedarkan di lingkungan kampus tetapi dilempar ke daerah lain. Barang berasal dari Pekanbaru, ” katanya.

Pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat 2 dan Pasal 112 Ayat 2 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.
Berdasarkan pengakuannya, tersangka telah menjadi bandar narkoba selama 2 tahun dan menggunakan uang hasil perdagangan barang haram tersebut untuk orang-orang yang kurang mampu. “Jika ada yang kurang mampu dibantu, sebagian juga untuk saya, dan juga saya gunakan untuk dipinjamkan kepada yang membutuhkan,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih diamankan di Polsek Pauh kota Padang Sumatra barat.

Reporter: Dian Fitri Yova dan Icha Putri
Editor: Rahmadina Firdaus

Berita Lainnya

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here