Padang, gentaandalas.com-Setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengeluarka laporan adanya indikasi penyelewengan dana Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar), Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumbar melakukan aksi damai di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (1/03/2021). Aksi ini bertujuan memberi sanksi tegas pada pihak yang terbukti melakukan tindak korupsi bantuan Covid-19.

Aksi sempat menegang ketika hampir dua jam mahasiswa belum diizinkan untuk masuk ke area Kantor Gubernur. Koordinator Umum aksi damai, Rodi Indra Saputra mengatakan ada kemungkinan aksi lanjutan. “Jika tidak ada kepastian, kita akan terus kawal dan tidak menutup kemungkinan ada aksi lanjutan,” kata Rodi.

Massa berjalan menuju Kantor Gubernur Sumbar, Senin (1/3/2021). (Genta Andalas/Geliz Luh Titisari)
alah seorang orator menaiki pagar Kantor Gubernur, karena tidak kunjung diizinkan masuk setelah dua jam massa aksi menunggu di gerbang Kantor Gubernur Sumbar, Senin (1/3/2021). (Genta Andalas/Geliz Luh Titisari)
Massa aksi memblokade jalan sebagai bentuk protes tidak dibukakannya pagar Kantor Gubernur Sumbar, Senin (1/3/2021). (Genta Andalas/Geliz Luh Titisari)
Gubernur Sumbar Mahyeldi sampai di lokasi dan menjumpai peserta aksi di luar pagar Kantor Gubernur Sumbar, Senin (1/3/2021). (Genta Andalas/Geliz Luh Titisari)
Gubernur Sumbar Mahyeldi menjawab pertanyaan orator di depan Kantor Gubernur Sumbar, Senin (1/3/2021). (Genta Andalas/Geliz Luh Titisari)
Gubernur Sumbar menyetujui tuntutan aksi yang diajukan PKC PMII Sumbar dan akan menindaklanjutinya, Senin (1/3/2021). (Genta Andalas/Geliz Luh Titisari)

 

 

 

 

Reporter: Efi Fadhillah dan Geliz Luh Titisari
Editor: Suhada Tri Marneli

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here