Beranda Berita

Perubahan Iklim Akibat Alih Fungsi Lahan

Pemateri Seminar Naional meningkatnya potensi bencana alam akibal alih fungsi lahan terrestrial dan perubahan iklim serta mitigasi bencana berdasarkan aspek konservasi di gedung seminar I, Senin (16/10/2017).

gentaandalas.com- Bencana alam yang terjadi di Indonesia 95% disebabkan oleh masalah Hidrometeorologi, diantaranya banjir, longsor dan kekeringan. Hal tersebut dituturkan oleh Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Sicincin Heron Tarigan pada pertemuan wilayah I Forum Komunikasi Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (Fokushimiti) yang dilaksanakan oleh Grup Mahasiswa Ilmu Tanah (GMIT) Fakultas Pertanian Unand.

Perubahan Iklim khusunya daerah pesisir dapat dilihat dari perubahan pola angin, gelombang ekstrim dan intrusi air sungai.

“Penyebab terjadinya perubahan iklim tersebut tidak lepas dari aktivitas manusia salah satunya alih fungsi lahan,” ungkap Tarigan pada seminar nasional di gedung seminar I Unand, Senin (16/10/2017) yang diikuti 4 perguruan tinggi, diantaranya Universitas Syah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Jambi dan Universitas Bengkulu.

Dosen Jurursan Tanah Aprisal menambahkan tekanan penduduk dan tekanan ekonomi adalah faktor penyebab terjadinya alih fungsi lahan yang memicu terjadinya perubahan iklim.

“Jika penduduk semakin banyak, maka kebutuhan akan tempat tinggal juga semakin meningkat, maka untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, alih fungsi lahan adalah hal yang rentan terjadi, disinilah diperlukan aspek dan kaidah konservasi untuk mencegah terjadinya bencana alam,” katanya.

Reporter : Risky Atika Rambe

Editor      : Endrik Ahmad Iqbal

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here