Beranda Berita

Pendaftaran Pelatihan TOEFL Preparation Term Satu Telah Dibuka

Koordinator Tes Pusat Bahasa Unand Marila Edison, saat ditemui di ruangannya, Senin (18/02/2019).

 

Pendafatran pelatihan Tes Of English as a Foreign Language (TOEFL) preparation term satu Pusat Bahasa Universitas Andalas (Unand) telah dibuka sejak tanggal 11 Februari hingga 22 Februari 2019. Pelatihan ini diwajibkan bagi mahasiswa tahun tiga dan empat. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Tes Pusat Bahasa Unand Marila Edison, saat ditemui di ruangannya, Senin (18/02/2019).

“Kami sudah mengirim nama-nama mahasiswa yang skor toefl-nya sewaktu maba (Mahasiswa Baru) di bawah standar ke setiap fakultas untuk mengikuti pelatihan TOEFL.”

Pelatihan ini diwajibkan untuk mahasiswa angkatan 2016 dalam jangka waktu satu tahun ini. Sementara itu,  bagi mahasiswa angkatan 2013 sampai 2015 tidak diwajibkan mengikutinya. Namun, mahasiswa Unand dari kampus 2 tidak diwajibkan untuk mengikuti pelatihan toefl preparation di Pusat Bahasa Unand. Kecuali mahasiswa tersebut dapat menyesuaikan dengan jadwal pelatihan yang telah ditetapkan.

BACA JUGA:  MMGI Padang Hadirkan Artis dalam Seminar dan Talkshow

“Untuk mahasiswa kampus 2 Payakumbuh, tidak diwajibkan ikut, karena tidak memungkinkan mahasiswa seminggu tiga kali datang ke Pusat Bahasa untuk mengikuti pelatihan toefl, kecuali mahasiswanya mau dan bisa menyesuaikan jadwalnya,” ujar Marila.

Biaya pelatihan toefl ini senilai Rp 450.000. Ketentuan berbayar tersebut ditetapkan oleh pihak Rektor, bukan Pusat Bahasa. Ketentuan berbayar tersebut sudah ditetapkan sejak term ketiga pada tahun 2018 lalu. Pembayarannya hanya satu kali saja.

BACA JUGA:  Demi Kemudahan Akses, FKM Unand Pindah ke Limau Manis

Lebih lanjut, Marila menjelaskan Tahun 2019 ini,  pelatihan toefl akan dibagi menjadi tiga term. Satu term terdiri dari 22 kali pertemuan dengan rincian tiga kali pertemuan setiap minggunya.

Ketentuan pelatihan toefl tahun ini sama dengan tahun sebelumnya kata Marila. Jika ada mahasiswa yang absen selama pelatihan, maka disarankan untuk menyisip ke kelas-kelas lain dengan alasan akedemik dan kesehatan.

“Jika mahasiswa tidak bisa mengikuti pelatihan pada term satu, masih ada kesempatan mengikuti pelatihan term dua maupun term tiga,” katanya.

Reporter : Nurul Fatimah dan Zurriati Fadilla

Editor: Rani Aprianti

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here