Pembuatan probiotik ikan nila oleh mahasiswa KKN UNAND dan Masyarakat Air Kijang pada Senin (24/07/2023). (Haida Rahmi)

Agam, gentaandalas.com- Mahasiwa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND), Palupuah, Kabupaten Agam membuat probiotik ikan yang dilakukan langsung dengan mengunjungi rumah warga sejak Selasa (15/7/2023). Menurut koordinator program kegiatan probiotik, Weni Annisatul mengatakan bahwa suplemen probiotik ini dibuat bahan yang mudah didapat dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Biasanya, warga di sini menerapkan probiotik dalam pemberian pakan ikan mereka. Guna mengurangi biaya, kami mengedukasi pembuatan probiotik alami yang berasal dari daun pepaya, air, gula, dedak, dan ragi,” ucap Weni saat diwawancarai Genta Andalas pada Rabu (16/08/2023).

Lebih lanjut, Weni menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan karena Palupuah merupakan salah satu daerah penghasil ikan nila, tetapi memiliki kendala di bagian pakan ikan. Oleh sebab itu, diadakanla edukasi dan praktek pembuatan pakan probiotik menggunakan bahan alami.

“Kegiatan edukasi dan praktek pembuatan probiotik ikan kami mulai dari tanggal 15 Juli 2023 dengan langsung mendatangi ke rumah warga peternak ikan nila,” jelas Weni

Probiotik digunakan sebagai pakan tambahan bagi ikan agar dapat tumbuh lebih cepat. Proses fermentasinya pun hanya memakan waktu tujuh hari hingga pakan probiotik dapat digunakan. Probiotik yang berhasil akan menghasilkan warna kecoklatan serta berbau asam khas fermentasi.

Salah seorang masyarakat Yulianti mengaku bahwa kegiatan ini sangat membantu mereka untuk mengurangi biaya pakan ikan. Pakan probiotik dapat digunakannya sebagai pendamping pelet ikan.

“Saya merasaterbantu dengan edukasi pembuatan probiotik ikan ini karena bisa mengurangi biaya pakan ikan. Walaupun pelet ikan masih akan tetap digunakan,” ungkap Yulianti saat diwawancarai Genta Andalas pada Rabu (16/08/2023).

Reporter: Haida Rahmi

Editor: Bilqis Zehira Ramadhanti Ishak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here