Beranda Berita

Padang City Karate Open 2017 Resmi di Buka

Kejuaraan karate terbuka se- sumatera resmi di buka oleh Walikota Padang di Gedung Auditorium Unand, Jumat (18/8/2017). (Foto: Uswatun Hasanah)

gentaandalas.com- Kejuaraan karate terbuka se- Sumatera  resmi di buka oleh Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah di Gedung Auditorium Universitas Andalas, Jumat (18/8/2017). Kejuaraan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi kota Padang ke-348 sekaligus ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-72. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 18 hingga 20 Agustus 2017 mendatang atas kerjasama Pemerintah Kota Padang dengan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Padang dan Indonesia Karate-Do ( INKADO) Sumbar.

Dalam kata sambutannya, Mahyeldi  berharap dengan diadakannya kegiatan ini dapat meningkatkan dan menyalurkan potensi, keahlian dan keterampilan dari generasi muda masa kini. “Masa depan bangsa berada di tangan generasi muda saat ini, bangun silaturahmi, kekompakan dan semangat persatuan dan kesatuan  demi kedaulatan NKRI,” katanya.

Ketua panitia, Bripka Andri Kurniawan mengatakan kejuaraan ini diikuti oleh 68 kontingen dengan 829 atlet yang berasal dari seluruh provinsi se-Sumatera.  “Kegiatan ini diadakan juga sebagai persiapan menghadapai kejuaran karate internasional bulan Desember mendatang,” ujarnya.

Menurut penuturan event organizer (EO) pertandingan karate, Algis Tumira menuturkan terdapat dua kelas pertandingan yaitu Kata dan Kumite (Laga) dengan enam kategori mulai dari Usia Dini (8 – 9 Tahun), Pra Pemula (10 – 11 Tahun), Pemula (12 – 13 Tahun), Kadet (14 – 15 Tahun), Junior (16 – 17 Tahun), dan Under 21 (18 – 21 Tahun).

BACA JUGA:  Volume Kendaraan Meningkat, Unand Bangun Lahan Parkir Baru

Penilaian ditentukan oleh juri dan wasit dengan sistem diskualifikasi yang dilihat dari jurus, keindahan gerakan, dan ketepatan gerakan dilanjutkan dengan pertarungan. Sistem pertandingan yang dipakai adalah refenchange (WKF) atau babak kesempatan kembali kepada atlet yang pernah dikalahkan oleh sang juara dengan biaya 50% di tanggung oleh pemerintah daerah.

Salah satu peserta kejuaraan asal Riau, Yudha Syaputra mengaku sangat antusias mengikuti kejuaraan ini sebagai wujud penghargaan kemerdekaan Republik Indonesia “Saya merasa senang mengikuti kejuaraan ini dengan harapan dapat memenangkan kejuaraan ini,” katanya.

Reporter : Choiruddin Lubis dan Uswatun Hasanah

Editor      : Ulfa Sevia Azni

Pilihan Editor

1 KOMENTAR

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here