Beranda Aneka Ragam Resensi

Nyawa Dibayar Nyawa

Judul Film          : Mile 22

Sutradara          : Peter Berg

Produser           : Peter Berg, Mark Wahlberg, Stephen Levinson

Penulis Naskah  : Graham Roland

Genre                : Action, Thriller

Tanggal Rilis      : 21 agustus 2018 (Indoensia)

Resensiator       : Melati Tri Ilhami

Editor                : Rani Aprianti

Mile 22 merupakan film yang bercerita tentang aksi unit taktis elite Overwatch yang beroperasi menjaga keamanan Amerika, bersama agen intelijen asing yang punya informasi penting yaitu Li Noor yang diperankan oleh aktor laga Iko Uwais. Film ini juga dibintangi oleh Wahlberg yang berperan sebagai Jimmy Silva dan merangkap sebagai produser film, John Malkovich, Lauren Cohan, dan Ronda Rousey.

Film ini diawali dengan penggerebekan yang dilakukan oleh Overwatch terhadap sekelompok orang rusia. Di sana Overwatch membunuh semua orang di rumah tersebut. Kemudian ada seorang anak laki-laki yang berhasil keluar dari rumah, namun kembali berhasil ditangkap oleh anggota Overwatch. “Kamu akan menyesal” merupakan kata-kata terkahir yang diucapakan oleh anak tersebut sebelum meninggal. Setelah kejadian tersebut, Film beralih pada adegan Li Noor yang menerobos markas CIA dan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Overwatch.

BACA JUGA:  Perburuan DNA untuk Peningkatan Diri

Dalam upaya mendapatkan informasi tersebut, Overwatch berusaha melindungi Li Noor dari serangan yang bertubi-tubi datang. Pemain yang sempat dikenal lewat aktingnya di film The Raid itu akan membuat kita takjub karena kemampuannya dalam aksi beladiri pencak silat. Aksinya berpencak silat dalam Mile 22 dapat memukau penonton, sehingga film ini tidak dapat dilewatkan begitu saja.

Tidak hanya aksi heroik dari Li Noor, penonton akan dibuat tegang oleh aksi heroik lainnya yang dilakukan oleh anggota overwatch. Sesuai dengan genrenya film Mile 22 menunjukkan banyak adegan tembak menembak, ledakan bom, dan juga aksi beladiri yang akan membuat penikmat film laga merasa terkesan.

Kemampuan akting para aktor lain di film ini juga sangat mendukung alur cerita sehingga pesan dalam cerita akan sampai kepada penonton. Adanya adegan-adegan yang tidak terduga membuat film Mile 22 ini sulit ditebak. Uniknya di dalam film tersebut kita dapat mendengar beberapa dialog berbahasa Indonesia. Bahkan saat bertarung pun penonton dapat mendengar orang-orang dalam film menggunakan bahasa Indonesia. Selain itu dalam film ini kita juga bisa merasakan besarnya kasih sayang seorang ibu kepada anaknya.

BACA JUGA:  Perburuan DNA untuk Peningkatan Diri

Alur cerita dari film ini mengambil alur sorot balik yang akan membuat penonton kebingungan dan pecah fokus terhadap jalan ceritanya. Cerita dengan dialog yang padat akan membuat kita bertanya-tanya apa selanjutnya yang akan terjadi.

Film yang sedang tayang di bioskop Indonesia ini tidak hanya menyuguhkan kekerasan, namun juga segala sumpah serapah, kemarahan, serta obrolan dengan nada tinggi. Oleh karena itu, film ini tidak disarankan untuk anak di bawah umur.

Film yang direncanakan trilogi ini cukup berhasil dikemas dengan baik. Ending yang tidak mudah ditebak membuat film ini direkomendasikan untuk penikmat film laga.

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here