Beranda Berita

Muzammil: Al Quran Solusi bagi Umat

Qori Muzammil Hasballah pada acara subuh Asrama di Masjid Nurul Ilmi Unand, Senin (20/11/2017). (Foto: Asosiasi Mahasiswa Asrama)

Al quran bukan suatu beban, namun sebagai suatu solusi dan hidayah bagi para umat karena cahaya Allah terdapat di dalamnya, cahaya tersebut akan mudah didapat jika kita memiliki hati yang bersih dan tidak memiliki rasa sombong. Hal itu  disampaikan oleh alumni teknik arsitektur Institut Teknologi Bandung Muzammil Hasballah pada acara subuh Asrama di Masjid Nurul Ilmi Unand, Senin (20/11/2017).

Tingkatan yang utama dalam memahami Al quran, kata Muzammil, adalah dengan memahami isinya. Ia mengatakan cara terbaik dalam menjaga Al quran bukan dengan menghargai tulisannya, namun dengan memahami dan mengamalkan ajarannya.

Memahami tilawah, lanjut Muzammil, tidak hanya sebatas membaca al quran, tetapi harus mengerti maksud dan kandungan yang ada didalamnya dan dibarengi dengan menghafal satu hari satu juz misalnya.

“Al quran tidak hanya sekedar dibaca, namun juga harus mengetahui apa makna dan ajaran yang terkandung di dalamnya, seperti pada potongan surah Al Kahfi yang menuntut untuk membaca Al quran,” katanya.

Tingkatan yang lebih utama dalam memahami Al quran, kata muzammil, Al quran tidak bisa di tiru, keasliannya langsung di turunkan oleh Allah SWT kepada nabi Muhammad SAW sebagai penerima wahyu.

“Al quran diturunkan untuk menyentuh hati manusia agar cahayanya dapat menerangi setiap hati yang baik. Jika hati baik, maka akan baik pula seluruh anggota tubuhnya.

Muzammil mengatakan secara fathoniah hati langsung berhubungan dengan akal, orang – orang yang beriman akan berfikir dengan mata hati. Sebagai orang yang beriman, semua tindakan harus didasari dengan iman, karena logika belum tentu tepat dan sempurna.

“Bertilawah sebaiknya sampai ke hati sehingga menambah keimanan seseorang, seperti layaknya mendengar suara azan. Jika keimanan sudah kuat, maka hati akan segera terdorong untuk segera salat,” ujarnya.

Reporter : Metria Indeswara

Editor      : Mis Fransiska Dewi

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here