Beranda Berita

MOU Tidak Terlaksana Mahasiswa lakukan Eskalasi

Dekan Fakultas Pertanian Unand saat diwawancara terkait aksi yang dilakukan BEM FP Unand kampus 1 dan BEM FP Unand kampus III Dharmasraya, Kamis (20/9/2018) (Foto: Nurul Fatimah)

gentaandalas.com- Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP) Kampus I Universitas Andalas (Unand) Limau Manis dan kampus III Dharmasraya mengadakan eskalasi untuk memperjuangkan hak-hak mahasiswa di kampus III. Menurut dekan FP, Munzir Busniah mengatakan, akar permasalahannya adalah karena pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Dharmasraya kurang baik dalam pelaksanaan MOU yang telah disepakati.

“Unand komitmen untuk melaksanakan pendidikan, bukan menyalahkan Pemda Dharmasraya, tapi bagaimanapun MOU harus dilaksanakan dengan baik. Itulah akar permasalahannya, tapi bantuan dari Pemda Dhamasraya masih dipertanyakan. Karena itulah, BEM FP Dharmasraya mengadakan aksi,” katanya saat ditemui di ruangannya, Kamis, (20/9/2018).

Pada awal tahun 2013 hingga 2014 kata Munzir, Pemda Dharmasraya memberikan bantuan sebesar 1,8 Milyar, kemudian dilakukan pembangunan, namun pada tahun 2015 bantuan dari Pemda itu terhenti, dan bangunan tersebut terbengkalai. Dengan kondisi yang seperti itu, Unand mau tidak mau tetap melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) dengan sebaik-baiknya, walaupun tidak ada lagi dukungan dari Pemda. Akhirnya, dengan sedikit penyesuaian, biaya operasional yang kurang tersebut disiasati. “Misalnya dengan mengutus dosen yang dapat mengajar pada banyak mata kuliah,” kata Munzir.

BACA JUGA:  BEM KM Unand Adakan Nonton Bareng G30SPKI

Keberadaan kampus III Dharmasraya merupakan permintaan dari masyarakat dan Pemda pada tahun 2012 dan di tahun 2013. Terdapat MOU antara Pemda Dharmasraya dan Unand dan Unand akan mendukung keinginan Pemda Dharmasraya. Dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bahwa Unand akan  mendukung secara akademik mulai dari dosen, hingga PBM. Pemda Dharmasraya pun menyanggupi untuk memberi bantuan setiap tahun, kemudian menyediakan sarana prasarana, termasuk menyediakan lahan 100 hektar untuk dijadikan perkebunan sawit. Namun, di pertengahan jalan, MOU yang telah disepakati itu tidak terealisasi.

Pihak Pemda Dharmasraya juga telah mengirimkan PKS, namun belum dibahas secara bersama-sama, karena PKS tahun ini  berbeda dengan PKS sebelumnya, sehingga masih perlu dibahas oleh kedua belah pihak. “Kalau kampus III masih tidak ada kejelasan, maka mahasiswa di kampus III akan dipindahkan ke kampus I. Sistem pengajaran dan gedung tidak dibedakan dengan mahasiswa kampus I dan tetap menggunakan sistem yang ada di kampus,” ujar Munzir.

Di sisi lain, Wakil Gubernur BEM FP kampus I, Muhammad Fajri Al Dhuha mengatakan sudah tidak ada waktu lagi untuk menunggu gerakan dari pimpinan  kampus dan sebagainya. “Lihat aja sekarang, mahasiswa baru (Maba) udah di Limau Manis kuliahnya, otomatis banyak organisasi kampus III yang mati, pengkaderan, pelatihan dan sebagainya. Apabila mahasiswa Dharmasraya yang lama mau mengulangi perkuliahan di semester awal, tidak mungkin mereka jauh-jauh ke Unand,” katanya

BACA JUGA:  Ilmu Pertanian Dipindahkan dari Pascasarjana ke Fakultas

Fajri mengatakan, akibat pergantian Bupati Dharmasraya, kemungkinan MOU yang sudah disepakati tidak ter-backup dengan baik. Hal itulah yang saat ini diusut tuntas oleh masyarakat di Dharmasraya, karena masyarakat menilai gedung perkuliahan di kampus III Unand sudah tidak layak pakai. “Saat Bimbingan Aktifitas Kemahasiswaan dalam Tradisi Ilmiah (BAKTI), ada Kepala Dinas Sosial Advokasi BEM FP bersama wakil bupati melakukan audiensi, dan hasilnya, untuk sementara MOU ini belum jelas dengan pemerintah di sana,” katanya.

Kata Fajri, pimpinan fakultas akan mengalihkan tempat kuliah Maba kmpus III di Limau Manis selama satu semester. Jika sudah jelas, maka akan kuliah kembali ke kampus Dhamasraya. Tapi kalau masih kurang jelas, Maba selanjutnya akan dipindahkan ke Unand Padang,” katanya.

Reporter: Fajar Suci dan Nurul Fatimah

Editor: Rani Aprianti

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here