Beranda Berita Liputan

Minimnya Kemanan, UKM PHP Unand Ajukan Tuntutan

Audiensi Perwakilan UKM PHP dengan Kepala Biro dan Sumber Daya di Rektorat Unand, pada Senin (26/08/2019).

gentaandalas.com- Karena maraknya pencurian motor yang terjadi di lingkungan Universitas Andalas (Unand), UKM PHP Unand melakukan audiensi pada, Senin (26/08/2019). Audiensi ditujukan kepada Wakil Rektor II pada saat itu diwakili Imrizal selaku Kepala Biro Umum dan Sumber Daya (KBUSD).

Pada audiensi tersebut UKM PHP menuntut tiga hal terhadap kampus Unand, yaitu meningkatkan kemanan dan mengurangi angka kejahatan di kampus Unand, memperbaiki sistem kelola parkir di kampus Unand, dan menuntut pertanggungjawaban Unand (berdasarkan keputusan MA lewat Peninjauan Kembali (PK) tertanggal 21 April.

Katua UKM PHP Abdis Sallam Fajri mengatakan bahwa UKM PHP juga memberikan solusi jangka pendek dan solusi jangka panjang untuk keamanan di kampus. Solusi jangka pendek yaitu sistem keamanan terpadu dengan terintegrasi satu jalur pada malam hari, penambahan personil satpam dan koordinasi satpam fakultas dan universitas, memperbaiki tata kelola pakir, serta adanya maintanance secara berkala terhadap penerapan kartu pakir.

Sedangkan, Solusi jangka panjang yaitu penerapan sistem kartu pakir di lokasi yang saat ini belum menggunakan sistem kartu pakir, pemasangan CCTV di empat gerbang utama kampus dan titik rawan disertai rambu peringatan(pakiran fakultas, pakiran gedung kuliah, pakiran PKM, BC), pemasangan lampu penerangan jalan di setiap titik rawan lainnya,

“Seperti PKM, Bumi Perkemahan, Gerbang BC, Jalan belakang FH, FISIP, FIB, Gedung Kuliah, Labdas,” kata Abdis.

Menanggapi hal itu, Imrizal yang menjadi perwakilan WR II menyampaikan bahwa solusi jangka pendek yang diberikan sedang dijalankan. Saat ini pihak kampus dalam proses perekrutan satpam, telah menjalankan sistem keaman satu jalur malam hari, mengoordinasikan satpam fakultas dan universitas sekaligus memesan Handy Talky untuk mempermudah koordinasi dan maintance perihal kartu pakir.

Perihal solusi jangka panjang Imrizal mengatakan bahwa telah pernah sebelumnya mencoba menggunakan CCTV untuk keamanan kampus,

“Kami pernah mencoba menggunakan CCTV dan di saat adanya kejahatan(pencurian) yang terjadi, CCTV merekam kejadian tersebut, tetapi pihak kampus tidak bisa mengoptimalkan karena koordinasi antara kampus, satpam dan pihak berwenang tidak berjalan baik,” kata Imrizal.

Pihak kampus mengklaim belum bisa mengakomodir solusi-solusi yang berkaitan dengan pendanaan atau pembelian alat, karena kampus masih dalam proses transisi dan penutupan buku.

Reporter : Sukma Hayati

Editor : Ramadanil Fajri

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here