Beranda Berita

Minibus Ayah Masuk Wilayah Unand, Sopir Angkot Pasar Raya-Unand Protes

Sekelompok sopir angkot rute Pasar Raya-Unand saat berada di Kantor Polsek Pauh Padang, Senin (19/8/2019). (Foto : Anggi Putri Rizkya)

gentaandalas.com- Sekelompok sopir angkutan kota (angkot) rute Pasar Raya- Kampus Unand atau lebih dikenal angkot hijau menggelar aksi protes di Gerbang Utama Unand untuk menolak minibus PO Ayah Ibu Transport tujuan Payakumbuh-Padang yang masuk ke wilayah Pasar Baru dan Kampus Unand, Senin (19/8/2019).

Salah seorang sopir angkot hijau, Zulya A. Rahmat mengatakan bahwa masuknya minibus Ayah ke wilayah Unand membuat angkot hijau kehilangan penumpang.

“Minibus Ayah itu antar jemput penumpang ke Unand dan akibatnya kami kehilangan penumpang dari Pasar Raya ke kawasan Unand,” kata Rahmat.

Menurutnya, minibus yang berpusat di Jalan S. Parman, Ulak Karang Kota Padang ini tidak perlu mengantar penumpang sampai ke wilayah Unand dan sebaiknya menurunkan penumpang di Stasiun Kereta Api Tabing atau Hotel Basko saja agar dapat berbagi rezeki dengan angkot.

BACA JUGA:  Mahasiswa Unand Galang Dana Untuk Korban Banjir Sijunjung-Dharmasraya

Selain Rahmat, sopir angkot hijau lainnya, Robi Chaniago juga mengeluh karena biasanya Hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, angkot hijau ramai oleh mahasiswa yang akan pulang kampung.

“Biasanya Jumat, Sabtu, dan Minggu, angkot rame dengan penumpang yang mau pulang kampung. Tapi, belakangan ini penumpang telah berpaling untuk menggunakan minibus Ayah sampai ke rumah atau kos,” keluhnya.

Kanit Binmas Polsek Pauh, Masrul, meengklarifikasi bahwa benar ada aksi protes yang dilakukan oleh sopir angkot hijau hari ini. Hal ini terjadi akibat mobil minibus antar kota memasuki kawasan Unand dan jalur angkot yang membuat penumpang angkot berkurang.

BACA JUGA:  Mahasiswa Unand Galang Dana Untuk Korban Banjir Sijunjung-Dharmasraya

“Hal ini juga yang membuat sopir angkot melakukan aksi protes  karena berkurangnya penumpang, terlebih lagi persaingan yang ketat sekarang dengan transportasi online,” tutur Masrul.

Masrul menambahkan, pihak minibus Ayah, angkot, dan kepolisian telah menengahi masalah ini dan mendapatkan hasil bahwa minibus Ayah tidak lagi diizinkan untuk memasuki kawasan Pasar Baru-Kampus Unand.

“Sudah kita sepakati bahwa minibus Ayah hanya sampai loket dan boleh masuk ke kawasan Pasar Baru jika sudah malam dan tidak ada angkot yang beroperasi lagi.” tambah Masrul.

Reporter : Anggi Putri Rizkya dan Fildzatil Arifa

Editor : Nurul Pratiwi

 

Berita Lainnya

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here