Rektor Universitas Andalas sedang memantau proses Pembelajaran Tatap Muka di salah satu kelas pada Senin (01/11/2021) (Genta Andalas/ Riski Wahyudi)

Padang,Gentaandalas- Kuliah langsung merupakan plihan yang tepat untuk beradaptasi di masa pandemi. Salah seorang dosen dari Jurusan Proteksi Tanaman, Trizelia yang mengajar kuliah luring menjelaskan bahwa materi yang diberikan selama kuliah luring lebih mudah dipahami, serta interaksi antara dosen dan mahasiswa jauh lebih optimal, Selasa (23/11/2021).

“Kuliah online yang saya rasakan terkadang hanya menghidupkan kamera di zoom, saya merasa dosen hanya seperti penyiar radio. Berbeda halnya dengan kuliah luring, ada umpan balik dari mahasiswa,” jelas Trizelia.

Permasalahan yang hadir ketika kuliah luring yaitu aturan perkuliahan luring yang dikeluarkan oleh Rektorat Universitas Andalas yang memutuskan perkuliahan di khususkan untuk angkatan 2020 saja. Baginya, akan lebih baik sesuai semester, bukan angkatan. Hal ini dikarenakan ada jurusan yang mengalami perubahan kurikulum sehingga perlu dilakukan kuliah hybrid untuk mahasiswa yang bukan dari angkatan 2020.

“Jikalau campuran seperti itu lebih baik saya memilih online saja, tidak nyaman dan kesulitan tentunya. Mahasiswa yang daring tidak serius, sedangkan mahasiswa yang langsung juga cendurung memilih daring sehingga sedikit yang di kelas,” ujar Trizelia.

Selain itu, kendala lain yang dirasakan selama kuliah luring adalah banyaknya sarana perkuliahan seperti halnya infocus yang tidak berfungsi dengan baik pada beberapa kelas. Sehingga perlu pindah ke kelas lain yang kosong akibat infocus tidak bisa digunakan.

Mahasiswi Jurusan Teknologi Komputer Faranisa Ramadhani menjelaskan bahwa perkuliahan luring juga mengalam kesulitan, semisal di awal perkuliahan ada gedung kuliah yang infocusnya tidak berfungsi dengan baik. Tidak hanya itu, link zoom bagi mahasiswa yang shift luring terkadang lambat dikirimkan ke mahasiswa, bahkan ketika kelas langsung telah dimulai.

“Evaluasi kuliah Luring sebaiknya jika unand memutuskan untuk langsung, maka semuanya dilaksanakan secara langsung dengan tetap memaksimalkan protokol kesehatan tentunya,” jelas Faranisa.

Mahasiswi Program Studi Proteksi Tanaman Nur Fajriati mengungkapkan bahwa salah satu kendala ketika kuliah luring yaitu tidak berfungsinya Wifi dengan baik di Gedung perkuliahan. Beberapa hal yang perlu dievaluasi yaitu protokol kesehatan dikarenakan di dalam kelas mahasiswa masih ada yang tidak social distancing dan tidak menggunakan masker.

“Perkuliahan luring sebaiknya tetap dilaksanakan satu angakatan saja. Dikarenakan jika dilaksanakan secara menyeluruh maka akan terlalu ramai dan akan ada rasa khawatir terjadinya penyebaran Covid-19,” jelas Fajriati.

Reporter : Nando Ferdiansyah dan Suhada Tri Marneli

Editor  : Elvi Rahmawani 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here