Beranda Gentainment Karya Calon Anggota

Mahasiswa KKN Unand 2019 Siap Laksanakan KKN, Si Kamek Bana Resmi Launching

Mahasiswa KKN Unand 2019 sedang mendengarkan penyampaian dari Rekor Unand Tafdil Husni di Auditorium Unand, Senin (1/7/2019). (Foto: Rahmadina Firdaus)

gentaandalas.com- Sebanyak 4564 mahasiswa Universitas Andalas (Unand) dan dua orang mahasiswa asal Jepang siap melakukan KKN usai dilepas secara langsung oleh Rektor Unand Tafdil Husni dan aplikasi Si Kamek Bana resmi di-launching bersamaan dengan dilepasnya mahasiswa KKN di Auditorium Unand, Senin (1/7/2019).

Dalam kegiatan pelepasan KKN, Rektor Unand Tafdil Husni mengatakan KKN adalah wadah untuk membagi ilmu, mengedukasi masyarakat, serta menambah pemahaman mahasiswa terhadap apa yang terjadi di lapangan. Kemudian, Tafdil berharap agar mahasiswa mampu menjaga nama baik Unand dimanapun mereka ditugaskan.

“Jagalah kelakuan anda selama KKN di masyarakat, juga nama almamater,” harap Tafdil.

Untuk kemudahan dalam KKN, Unand bekerja sama dengan Telkomsel dalam menerapkan aplikasi Si Kamek Bana. Kerja sama ini diperkuat dengan ditandatanganinya surat perjanjian antara kedua belah pihak yang disaksikan langsung oleh warga Unand yang hadir di Auditorium.

Si Kamek Bana merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel dalam mewujudkan teknologi digital dalam dunia pendidikan. Setelah menandatangani MoU Implementasi Aplikasi Kindi untuk elektronik KKN (Si Kamek Bana), acara dilanjutkan dengan simulasi aplikasi Si Kamek Bana. Dalam simulasi tersebut dijelaskan, Kindi berperan  mempermudah absensi, pelaporan, dan pengawasan mahasiswa selama menjalani KKN.

BACA JUGA:  RUU KPK Resmi Keluar, Mahasiswa Unand Lakukan Penolakan

Koordinator PU KKN Unand Syamsuardi mengungkapkan, meskipun demikian, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) tetap melakukan monitoring langsung ke lapangan.

“Pemantauan ke lapangan itu wajib. Empat kali itu wajib, tidak bisa tidak,” ungkap Syamsuardi.

Salah satu mahasiswa jurusan Ilmu Hukum angkatan 2016 Dinda Yoza Putri, mengaku belum melakukan login terhadap aplikasi tersebut. Tapi, ia berniat untuk segera login karena menurutnya aplikasi itu bermanfaat bagi mahasiswa KKN.

“Sepertinya aplikasi ini menarik dan memudahkan mahasiswa untuk melakukan report terhadap hasil kerja KKN-nya,” aku Dinda.

Reporter: Rahmadina Firdaus dan Linda Susanti

Editor: Nurul Pratiwi

Pilihan Editor

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here