• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Senin, 5 Januari 2026
gentaandalas.com
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
gentaandalas.com
Home Berita

Koalisi Mayarakat Sipil Sumbar Deklarasikan Perlawanan terhadap Politik Uang dan Politik Dinasti

oleh Redaksi
29 Juni 2024 | 12:03 WIB
Deklarasi oleh Koalisi Masyarakat Sipil Sumatera Barat Melawan Politik Uang dan Politik Dinasti dilaksanakan pada Jumat, 28 Juni 2024 di Gedung Tahir Foundation, Fakultas Hukum Universitas Andalas.

4o

Deklarasi oleh Koalisi Masyarakat Sipil Sumatera Barat Melawan Politik Uang dan Politik Dinasti dilaksanakan pada Jumat, 28 Juni 2024 di Gedung Tahir Foundation, Fakultas Hukum Universitas Andalas. 4o

ShareShareShareShare
Deklarasi oleh Koalisi Masyarakat Sipil Sumbar Melawan Politik Uang dan Politik Dinasti Jumat, (28/6/2024) di Gedung Tahir Foundation (Genta Andalas/ Vika Yuliandari)

Padang, gentaandalas.com- Koalisi masyarakat sipil dari berbagai kelompok aktivis hak asasi manusia dan civitas akademika Sumatera Barat (SUMBAR) bergabung dalam kegiatan diskusi dan deklarasi bersama yang bertajuk “Sumatera Barat Melawan Politik Uang dan Politik Dinasti” di Gedung Tahir Foundation, Fakultas Hukum, Universitas Andalas (UNAND), pada Jum’at (28/6/2024) sebagai bentuk melawan praktik-pratik merusak integritas demokrasi yang terjadi.

Pakar hukum tata negara dan dosen hukum UNAND, Feri Amsari menyampaikan bahwa tujuan deklarasi ini untuk menjadi tolak ukur dan sebuah percikan api kecil yang dapat menyebar ke berbagai daerah lainnya dalam upaya meningkatan kesadaran dan peran partisipasi masyarakat melawan politik uang serta politik dinasti yang menjadi polemik di Indonesia pada saat ini.

“Adanya deklarasi ini untuk meningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat melawan politik uang serta politik dinasti yang menjadi polemik saat ini,” ujar Feri dalam deklarasi di Gedung Tahir Foundation pada Jum’at (28/6/2024).

Salah seorang pakar politik dan sosial dari Australian National University, Prof. Edward Aspinall yang turut serta dalam kegiatan menjelaskan keberlangsungan politik di Indonesia saat ini yang sudah berada di dalam lingkaran setan dimana politik uang sudah menjadi Self Sistem in Sistem atau kondisi masyarakat yang kehilangan kepercayaan dalam politik formal dan politik problematis sehingga masyarakat akan berpikir untuk memilih calon yang memberi uang lebih banyak atau bantuan lain pada mereka. Fenomena yang sudah terlihat dari 2018 tersebut membawa pemikiran politik uang menjadi hal yang wajar dan tidak sedikit politisi mengatakan jika menggunakan uang belum tentu menang tetapi jika tidak menggunakan uang akan kalah.

BACA JUGA  Pengelolaan Air Kotor Menjadi Air Bersih Dalam Krisis Air Bersih di Indonesia

“Kondisi politik Indonesia dalam lingkaran setan politik uang sudah terlihat dari tahun 2018 dimana banyak calon ketika bertemu dengan masyarakat mereka harus memenuhi semua keluh kesah dan keinginan masyarakat sehingga tidak sedikit para calon yang mengatakan jika tidak pakai uang akan kalah,”ujar Edward.

Edward juga menambahkan bahwa ketika melihat persamaan Indonesia dengan Filiphina dari struktur pemerintahan terlihat banyak pejabat yang memiliki nama belakang yang sama atau dari suatu keluarga yang sama, sejak tahun 1940-an. Hal tersebut semestinya menjadi renungan agar dapat mencari solusi menghindari kemungkinan lebih buruk seperti Filphina dimana politik uang semakin mejuburkan politik korupsi dan menjadi hambatan bagi pembangunan. Selain itu, Edward juga menegaskan perlu perbaikan dan tidak diteruskan politik pembiaran atau tidak adanya tindakan hukum atas politik uang yang terjadi terang-terangan.

BACA JUGA  Carut Marut Penundaan Pemilu: Modus Pelanggaran Konstitusi Gaya Baru

Direktur Pusat Studi Politik-Hukum Pemilu dan Demokrasi UNAND, Dr. Muhammad Yusra juga turut menyampaikan pandangannya bahwa Indonesia yang merupakan negara luas secara geografinya ini tentu membutuhkan sumber daya finansial yang cukup besar untuk menghidupkan sebuah partai, adanya kondisi demikian menjadi pertanyaan apakah itu salah satu faktor politik uang terus terjadi di Indonesia. Yusra juga menegaskan kondisi Indonesia dimana politik miskin ideologi, atau menggunakan partai hanya sebagai ajang bisnis saja menjadi potensi terjadinya korupsi yang menyebabkan kerugian pada negara, apalagi kebutuhan politik yang terlalu boros dalam pesta demokrasi saat ini.

“Di Indonesia ini terlalu boros dalam pesta demokrasi, apalagi kondisi negara luas tentu butuh sumber daya finansial besar,” ujar Yusra.

Dalam akhir diskusi, koalisi masyarakat sipil SUMBAR dengan para aktivis dan civitas akademika menyampaikan deklarasinya agar memastikan perhelatan demokrasi pemilihan kepala daerah mendatang dilaksanakan dengan akal, kecerdasan, integritas dan kejujuran serta menolak pembodohan demokrasi dengan melawan praktik politik uang. Koalisi masyarakat sipil juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia dari mahasiswa, buruh, tani, masyarakat adat, dan media untuk bergerak bersama.

Reporter: Alya Antasya dan Vika Yuliandari

 

 

 

 

Tag: deklarasiIndonesiapolitik uangsumbar
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Mediasi antara pekerja, perwakilan Kerapatan Adat Nagari (KAN) dengan pihak Politeknik Negeri Padang pada Rabu (31/12/2025) (Genta Andalas/Zaki Latif Bagia Rahman)

Kebijakan Outsourcing PNP Picu Protes dan Rencana Somasi Pekerja

31 Desember 2025 | 20:34 WIB
Warga membersihkan sisa material banjir di sekitar rumah mereka di kawasan Batu Busuk, Sabtu (28/12/2025). (Sabila Hayatul Dhi’fa/Genta Andalas)

Sebulan Pascabanjir Bandang, Warga Batu Busuk Masih Berjuang Pulih

28 Desember 2025 | 15:30 WIB
Pelepasan mahasiswa KKN Reguler Periode I Tahun 2026 Universitas Andalas bersama mahasiswa KKN Kebencanaan Universitas Bengkulu di Auditorium Universitas Andalas, pada Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini dihadiri pimpinan UNAND, mahasiswa peserta KKN, serta perwakilan mitra. (Genta Andalas/ Alizah Fitri Sudira)

Kolaborasi UNAND dan UNIB dalam KKN Kebencanaan di Sumatra Barat

24 Desember 2025 | 20:58 WIB
(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

DPT Minim, Partisipasi Pemira UNAND 2025 Turun Signifikan

14 Desember 2025 | 20:37 WIB
(Ilustrasi/Ulya Nur Fadilah)

PKM Dilanda Bocor, Pemeliharaan Kampus Tersendat

11 Desember 2025 | 21:51 WIB
Suasana penyerahan hadiah dan sesi foto para pemenang Duta Mahasiswa Genre UNAND 2025 pada malam Grand Final di Convention Hall Universitas Andalas pada Rabu (10/12/2025) (Genta Andalas/Oktavia Ramadhani)

Duta GenRe UNAND 2025 Resmi Dinobatkan

11 Desember 2025 | 01:31 WIB

TERPOPULER

  • Mediasi antara pekerja, perwakilan Kerapatan Adat Nagari (KAN) dengan pihak Politeknik Negeri Padang pada Rabu (31/12/2025) (Genta Andalas/Zaki Latif Bagia Rahman)

    Kebijakan Outsourcing PNP Picu Protes dan Rencana Somasi Pekerja

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Sebulan Pascabanjir Bandang, Warga Batu Busuk Masih Berjuang Pulih

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketika Meme Membuat Para Pejabat Tidak Lagi DiSakralkan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kronologi Korupsi Alat Laboratorium yang Jerat Petinggi UNAND

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Tradisi Pemindahan Tulang Jenazah, Bentuk Penghormatan Kepada Leluhur Khas Suku Batak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
gentaandalas.com

Genta Andalas © 2025

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak