Beranda Berita

KKN Unand 2019, Mahasiswa Wajib Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

Salah satu mahasiswa cek kesehatan untuk persyaratan KKN di Klinik Pratama Medika Andalas, pada Jumat (8/3/2019). (Foto: Nurul Pratiwi)

gentaandalas.com- Mahasiswa KKN Unand 2019 wajib untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti KKN. Oleh karena itu, pihak Klinik Pratama Medika Andalas mengeluarkan surat pemberitahuan untuk mahasiswa Unand yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan.

Ada tiga poin dalam pemberitahuan tersebut. Pertama, apabila mahasiswa yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan sudah memiliki BPJS yang terdaftar di Klinik Pratama Medika Andalas, maka tidak dipungut biaya. Sementara, mahasiswa yang tidak mempunyai BPJS maupun BPJS-nya tidak terdaftar di Klinik Pratama Medika Andalas, terlebih dahulu harus membayar biayanya ke Bank Mandiri Syari’ah. Selanjutnya, bagi mahasiswa yang telah melakukan pembayaran untuk biaya pemeriksaan kesehatan agar membawa bukti pembayarannya saat melakukan pemeriksaan kesehatan.

Syamsuardi, Direktur UPT KKN, mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan ini bersifat wajib dan bertujuan untuk mendapatkan riwayat kesehatan mahasiswa agar mereka nyaman mengikuti KKN ketika diwawancarai pada Rabu (6/3/2019).

BACA JUGA:  Unand Dapat Kesempatan Ikutkan Mahasiswanya dalam KKN Kemendes

“Wajib dan tujuannya untuk mendapatkan riwayat kesehatan mahasiswa, karena telah banyak kasus mahasiswa menderita sakit di tempat mereka mengikuti KKN, hingga akhirnya mereka tidak nyaman dan pindah. Tidak sesuai dengan kesepakatan awal, bahwasanya mahasiswa bersedia ditempatkan dimana saja,” katanya.

Syamsuardi, menjelaskan bahwa, pada tahun sebelumnya belum ada pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan seperti sekarang. Tahun sebelumnya, mahasiswa yang melakukan pemeriksaan kesehatan hanya mahasiswa yang memiliki riwayat penyakit yang berat. Pemeriksaan kesehatanpun boleh dilakukan dimana saja, tidak harus ke Klinik Pratama Medika Andalas. Pemeriksaannya hanya pemeriksaan yang umum saja, sebab pihaknya hanya membutuhkan Surat Keterangan Berbadan Sehat.

Senada dengan itu, salah seorang perawat Klinik Pratama Medika Andalas, Fitri Yeni, mengungkapkan, baru tahun ini Unand melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mahasiswa yang akan mengikuti KKN dan pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan umum, seperti pemeriksaan seluruh panca indera.

BACA JUGA:  Jurusan Teknologi Industri Pertanian Unand Terima 34 Maba SNMPTN 2019

“Pemeriksaan yang dilakukan hanya pemeriksaan kesehatan pada umumnya, seperti pemeriksaan seluruh panca indera, ginjal, terus apakah ada cacat, ada riwayat penyakit. Sedangkan tinggi badan, berat badan, dan tekanan darah itu hanya pelengkap. Hasilnya nanti adalah Surat Keterangan Berbadan Sehat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Syamsuardi berharap, mahasiswa yang akan mengikuti KKN dapat ikut serta untuk survei lapangan dan pembekalan, sebab dua hal itu sangat penting untuk mahasiswa agar dapat mengetahui apa yang diinginkan masyarakat di lokasi KKN dan tidak bingung akan melakukan apa di sana. Kemudian, laksanakanlah KKN itu dengan bahagia.

Dita, Mahasiswa Jurusan Farmasi angkatan 2016, mengaku sudah jauh-jauh hari mengetahui informasi mengenai mahasiswa yang akan mengikuti KKN wajib melakukan pemeriksaan kesehatan. Tentunya ini sangat bagus untuk mahasiswa dan merasa tidak terbebani jika sistem pemeriksaannya itu teratur. Tidak seperti sekarang yang harus sesuai dengan jadwal dokter di klinik.

“Pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti KKN ini sangat bagus untuk mahasiswa, sehingga penempatan lokasi KKN mahasiswa jadi sesuai dengan kondisi kesehatannya. Saya merasa tidak terbebani jika sistem pemeriksaannya teratur,” akunya.

Reporter : Nurul Pratiwi

Editor : Ramadanil Fajri

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here