Beranda Aneka Ragam Resensi

Keluarga Parr, Eksis kembali Setelah 14 Tahun

Identitas Film

Judul : Incredibles 2

Rilis : 15 Juni 2018

Durasi : 118 Menit

Sutradara : Brad Bird

Penulis Naskah : Brad Bird

Produser : John Walker, Nicole Paradis Grindle

Perusahaan Produksi : Walt Disney Pictures, Pixar Animation Studios

Distributor : Walt Disney Studios, Motion Pictures

Resensinator : Nisa Ulfikriah

Setelah sukses dengan Finding Dory yang berjarak 13 tahun dengan film pertamanya, Disney-Pixar kembali membuat penggemar setia animasinya bernostalgia dengan dirilisnya Incredibles 2 sebagai sekuel dari film pertamanya yang rilis tahun 2004 lalu. Masih menggandeng Brad Bird sebagai sutradara, film ini disajikan dengan konflik baru, namun tetap berhubungan dengan cerita pada film pertamanya. Terdapat banyak tokoh-tokoh baru yang muncul dalam film ini, seperti munculnya beberapa super hero baru disamping keluarga Parr dan Frozone yang menjadi sorotan dalam film ini.

Film yang rilis di Indonesia pada 15 Juni lalu ini, kembali menceritakan tentang keluarga Parr, dimana seluruh anggota keluarganya merupakan sebuah tim super hero yang dihadapkan dengan hukum yang melarang para super hero menggunakan kekuatannya. Aksi para super hero dianggap lebih banyak merusak kota yang seharusnya mereka lindungi. Oleh karena itu super hero yang dulunya eksis, sekarang dianggap ilegal jika mereka kembali beraksi memberantas kejahatan.

Berbeda dengan Incredibles yang rilis pada 2004 lalu yang lebih banyak menyorot Bob Parr atau Mr. Incredible (Craig T. Nelson), sorotan utama super hero pada film kedua ini adalah Helen Parr atau Elastigirl (Holly Hunter). Dalam film ini, Helen lebih banyak mengambil porsi sebagai seorang “kepala keluarga” yang beraksi memberantas kejahatan. Sedangkan Bob menjadi “Bapak rumah tangga” yang berjuang mengurus ketiga anak mereka di rumah. Bob disuguhkan berbagai macam masalah dari anak-anaknya yang harus diambil alih olehnya selagi Helen menyelesaikan misinya.

Diceritakan bahwa Helen sebagai Elastigirl menerima tawaran dari kakak beradik Winston Deavor (Bob Odenkirk) dan Evelyn Deavor (Catherine Keener) yang merupakan pemilik dari perusahaan telekomunikasi terkemuka. Kakak beradik ini ingin pahlawan super kembali menerima kepercayaan masyarakat, sehingga hukum yang melarang aksi super hero dihapuskan. Dalam misinya, Helen dipertemukan dengan musuh baru, dan bekerja sama dengan hero-hero baru yang menambah keseruan kisah dalam film ini.

Disamping itu, keseharian keluarga Parr dikisahkan dengan lebih dalam ketika Bob mengurus ketiga anaknya. Violet Parr (Sarah Vowell) dan Dash Parr (Huck Milner) sangat banyak membantu jalannya plot cerita dengan mereka yang perlahan menguasai dan dapat memanfaatkan kekuatan mereka. Dalam film ini keluarga Parr baru menyadari bahwa si bungsu dari keluarga mereka, Jack-Jack, memiliki kemampuan yang luar biasa!

Bukan Disney-Pixar namanya jika tidak menyajikan film animasi dengan visual yang menarik. Incredibles 2 ini memiliki penampilan visual yang luar biasa untuk ukuran film animasi keluarga bertemakan super hero. Seluruh gambar menampakkan detail-detail bahkan transisi per adegan yang mengagumkan. Lebih banyak permainan warna yang meningkatkan aksi-aksi dalam film ini. Tak heran kenapa untuk menyaksikan sekuel ini penggemarnya harus menunggu selama 14 tahun.

Tak hanya visual, audio yang disuguhkan pun juga sangat jernih. Dapat dibuktikan dengan keberadaan keluarga Parr yang berisik, namun audio yang dihasilkan tetap stabil dan tidak mengganggu pendengaran.  Terdapat banyak ‘ledakan’ dalam film ini, karena memang tak dapat dipungkiri ada banyak aksi-aksi yang membutuhkan audio ekstra.

Film ini sarat akan kebersamaan dan pengorbanan keluarga. Bagaimana perjuangan orang tua dalam mengurus anak-anak dan bahkan tetap mengingat keluarga ketika bekerja diceritakan dengan apik. Tak hanya itu, kasih sayang antara orang tua dan anak-anak diceritakan dengan penuh makna. Pemberian rating semua umur memang pas untuk film ini.

Jalan cerita yang diberikan mengalir begitu saja dengan sederhana, namun tetap menarik untuk disimak karena banyak adegan-adegan yang menarik didalamnya. Hanya saja, plot yang berkesinambungan ini sedikit mudah untuk ditebak bagi penonton dewasa, apalagi bagi penonton yang sebelumnya pernah menonton film pertamanya. Penonton akan mudah menduga-duga apa yang selanjutnya akan terjadi ketika menonton film ini. Sehingga film ini terkesan biasa-biasa saja dalam urusan plot cerita.

Seperti yang diharapkan dari Disney-Pixar, ekspektasi tinggi para penggemar Incredibles 2004 silam dapat ditebus dengan film ini. Karena tidak dapat diragukan lagi, cerita, visual, maupun audio yang ditampilkan dalam film ini memang lebih bagus jika dibandingkan dengan film pertamanya dan juga jika dibandingkan dengan animasi-animasi bertema aksi lainnya. Tak mengherankan mengapa Incredibles 2 tidak hanya mendapat cinta dari penggemar lamanya tapi juga mendapat penggemar-penggemar baru yang baru saja menonton film ini.

Bagaimana? Sudah mendapat list baru untuk film keluarga? Tunggu apa lagi, nonton Incredibles 2 dapat anda tambahkan dalam daftar kegiatan menyenangkan keluarga anda untuk akhir pekan ini!

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here