Beranda Berita

Kecewa Penambahan Bus Trans Padang, Ratusan Sopir Angkot Mogok Kerja

Sopir angkot melakukan negosiasi bersama Ketua dan Wakil Ketua DPRD serta pejabat penting lainnya, gedung DPRD Sumbar, Senin (28/8/2017).

gentaandalas.com- Ratusan sopir angkutan kota (angkot) Padang melakukan aksi mogok di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Kota Padang, Sawahan, Senin (28/8/2017). Aksi ini ditunjukkan sebagai wujud rasa kekecewaan sopir angkot terhadap kebijakan Pemerintah Kota Padang dalam penambahan sepuluh unit bus Trans Padang dan menjamurnya transportasi online.

Semenjak pagi aparat keamanan setempat sudah berjaga-jaga di sekitar lokasi guna memastikan agar lalu lintas tetap aman dan tidak mengganggu pengguna jalan lain. Sementara itu, beberapa perwakilan supir angkot melakukan negosiasi bersama Ketua dan Wakil Ketua DPRD serta pejabat penting lainnya untuk mendapatkan solusi.

Menanggapi hal itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra mengatakan bahwa sepuluh unit bus Trans Padang yang baru untuk sementara waktu akan dihentikan operasniya. “Nanti pengoperasiannya akan dihentikan selama tiga hari,” katanya.

Sementara itu transportasi online menurut Ketua Koperasi Pasar (Koppas) Siteba Yan Herri, tidak memberikan keuntungan terhadap pendapatan daerah. “Transportasi online tidak memiliki izin dan masih ilegal di kota Padang serta tidak akan menambah pendapatan daerah. Nanti Dinas Perhubungan (Dishub) kota Padang yang menindak lanjuti,” ujarnya.

Salah seorang sopir angkot, Alex (33) mengaku bahwa pendapatannya menurun semenjak munculnya transportasi online. “Jangankan membeli beras, membeli rokok saja saya jadi susah sekarang,” ungkapnya.

Reporter : Sukma Hayati dan Yashirli Mulyadi

Editor      : Endrik Ahmad Iqbal

 

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here