Beranda Berita

Kajian Budaya Unand Jurusan Satu-Satunya di Pulau Sumatera

Program Studi S2 FIB Unand, (Foto: Ivonyla Krisna)

gentaandalas.com- Program Studi (Prodi) Magister Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand) membuka jurusan baru Prodi Kajian Budaya, yang diresmikan pada tahun 2017 lalu. Total mahasiswa yang terdaftar pada Prodi tersebut baru tiga orang. Hal ini terjadi karena izin operasional yang terlambat dari pusat.

Ketua Jurusan Kajian Budaya FIB Unand, Syafril, mengatakan izin dari pusat baru turun ketika penerimaan gelombang kedua sudah mau berakhir. “Kami merembukkan apakah mau menerima mahasiswa tahun itu atau tidak. Namun, banyak suara yang mengatakan diterima, sehingga baru dibuka saat pendaftaran mau berakhir. Saya berharapnya tahun depan ada peningkatan, “ujar Syafril.

BACA JUGA: 
Belajar Mengemudi, Mobil Terperosok dalam Irigasi

Jurusan Kajian Budaya merupakan satu-satunya di Pulau Sumatera, maka untuk menarik peminat pihak jurusan kerap melakukan promosi dan sosialisasi ke Pulau Sumatera. Promosi juga dilakukan melalui media sosial, seperti facebook dan dari mulut ke mulut, namun belum secara resmi.

Salah satu promosi yang dilakukan yaitu sosialisasi ke Universitas Lancang Kuning (UNILAK). Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memperkenalkan prodi Magister FIB Unand, serta mengajak alumni dan mahasiswa tahun akhir yang ada di UNILAK mendaftar di Prodi tersebut.

Tidak hanya mengenalkan Prodi Kajian Budaya, tetapi juga mengenalkan Prodi lainnya, yaitu Program Studi Linguistik, Sejarah, dan Sastra. “Kami juga memperkenalkan empat Prodi lainnya, namun tetap fokusnya ke Kajian Budaya, “kata Syafril.

BACA JUGA: 
Himapet Sosialisasikan Peminatan di Jurusan Peternakan

Salah seorang mahasiswa Kajian Budaya, Seprisyam, mengatakan ia memilih Prodi Kajian Budaya,  karena  menurutnya Prodi tersebut mencakup semua aspek di bidang ilmu. “Jurusan ini merupakan jurusan baru di Unand, kebetulan saya juga bekerja di Dinas  Kebudayaan Kota Sawahlunto, jadi saya ingin mengembangkan dan mempertahankan kebudayaan khusus di Sawahlunto, ”ujarnya

Pramono, selaku dosen Prodi Kajian Budaya berharap Prodi tersebut diketahui oleh masyarakat. “ Semoga masyarakat luas mengetahui bahwa FIB Unand ada Prodi S2 Kajian Budaya ,”tuturnya.

Reporter: Ivonyla Krisna

Editor: Juni Fitra Yenti

 

 

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here