Beranda Berita

Indrapriyatna Sayangkan Mahasiswa Sekadar Ikut-Ikutan Minta Penangguhan UKT

Dekan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Ahmad Syafruddin Indrapriyatna.
Dekan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Ahmad Syafruddin Indrapriyatna.

gentaandalas.com- Dekan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Ahmad Syafruddin Indrapriyatna menyatakan keprihatinan terhadap mahasiswa yang sekadar ikut-ikutan minta penangguhan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Menurutnya, penangguhan UKT seharusnya dapat dihindari.

“Harusnya ini tidak terjadi, karena menurut saya semua orang tua sudah tahu bahwa setiap semester ia harus menyiapkan UKT tersebut,” katanya saat ditemui di ruangannya, Rabu (24/1/2018).

Pihak universitas, kata Indrapriyatna, memang melayani penangguhan UKT bagi mahasiswa yang memiliki alasan terdesak, sehingga perlu menunda pembayaran tersebut. Penangguhan tersebut dibuat mahasiswa dengan alasan yang jelas dan diketahui oleh orang tua, kemudian diberikan pada universitas.

BACA JUGA:  Rangkaian Pekan Seni Bermatematika Himatika Unand

Indrapriyatna menyayangkan mahasiswa yang sekedar ikut-ikutan meminta penangguhan pembayaran UKT, meski tidak semua mahasiswa yang berasal dari keluarga mampu. “Saya tidak memungkiri banyak orang tua mahasiswa yang memiliki kesulitan dalam materi. Terkadang beberapa mahasiswa ini terhasut dan sekedar ikut-ikutan saja padahal sebenarnya mereka masih sanggup untuk membayar UKT,” ujarnya.

Ia menyatakan penangguhan UKT berlaku sampai sebelum Ujian Tengah Semester (UTS), maka mahasiswa harus melunasinya sebelum UTS. Jika UKT ditangguhkan, kata Indrapriyatna, pihak LPTIK harus melakukan pencegatan pada sistem untuk mahasiswa yang bersangkutan, yaitu tidak akan mengeluarkan kartu UTS.

BACA JUGA:  Pendaftaran Online KKN Unand 2019 Akan Dibuka

Penangguhan UKT ini menyebabkan pihak universitas mengalami kesulitan dalam menyelesaikan pembukuan. “Sebenarnya Unand saja yang masih memberlakukan penangguhan UKT, universitas lain tidak, sehingga Unand akan kewalahan ketika berhadapan dengan BPK karena banyaknya hutang mahasiswa,” ujarnya.

Indrapriyatna berharap Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknologi Informasi lebih teliti dan paham kondisi mahasiswa yang memiliki kendala UKT. Menurutnya jika ingin membantu memperjuangkan UKT mahasiswa BEM juga harus mengetahui secara detail apakah mahasiswa tersebut benar-benar harus dibantu.

Reporter : Vivi Oktaviani dan Zurriati Fadilla

Editor      : Endrik Ahmad Iqbal

 

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here