Beranda Berita

Hoyak Tabuik 2018, Walikota Pariaman Pamit

Pengunjung memadati acara Tabuik di Pariaman, pada Minggu (23/09/18)

Puncak fastival budaya Tabuik Pariman menjadi momentum mengharukan bagi walikota Pariaman, Mukhlis Rahman. Pasalnya, perhelatan terbesar di Kota Pariaman itu merupakan perhelatan terakhir bagi Mukhlis sebagai walikota Pariaman. Dalam sambutannya, Mukhlis menyampaikan rasa bangga akan masyarakat kota Pariaman, Hoyak Tabuik adalah wisata budaya yang mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian kota Pariaman.

“Sudah sepuluh tahun saya menjabat menjadi walikota, dan ini adalah perhelatan alek gadang Pariaman kesepuluh bagi saya. Sebab, tanggal sembilan Oktober mendatang saya akan lengser, maka momen tabuik kali ini adalah momen yang sangat berarti bagi saya, ” katanya di Pantai Gandoriah, kota Pariaman, Minggu, (23/9/2018).

Mukhlis menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang ingin disampaikannya sebelum ia mangkir, pertama tabuik merupakan murni budaya rakyat pariaman, tidak ada hubungannya dengan agama. Kedua, telah dibangunnya dua buah rumah tabuik, sehingga pelaksanaan ritual tabuik menjadi permanen tanpa perlu berpindah-pindah. Ketiga, festival tabuik telah masuk APBD.

Mukhlis juga mengajak masyarakat untuk mencintai pariwisata kota pariaman dan patuh terhadap peraturan di kota Pariaman. Ia berharap, agar wisata kota Pariaman semakin maju dan berdampak baik bagi masyarakat kota Pariaman itu sendiri. Di akhir sambutannya, Mukhlis meminta maaf lepada masyarakat atas kurangnya kinerja selama menjabat sebagai walikota.

Menanggapi hal tersebut, salah satu warga Pariaman, Wati (44), merasa bangga akan perhelatan tabuik tahun ini. Ia mengaku cukup tersentuh saat mendengar sambutan dari Walikota Pariaman. “Sedih juga saya mendengarnya, pas bapak Mukhlis pamit. Kalau soal kinerjanya, tentu ada kekurangan, tapi mungkin bisa dilanjutkan oleh walikota selanjutnya,” kata Wati.

 

Reporter : Rani Aprianti

Editor : Ivonyla Krisna

Baca Juga yang Menarik Lainnya!

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here