Beranda Berita

DPM Evaluasi Setengah Tahun Kinerja BEM KM Unand

Sidang evaluasi setengah tahun pemerintahan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Unand (BEM-KM Unand) di gedung perkuliahan F.2.5 Unand, Minggu (26/08/2018).

 

gentaandalas.com– Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM-KM), Universitas Andalas (Unand) adakan evaluasi setengah tahun pemerintahan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Unand (BEM-KM Unand) di gedung perkuliahan F.2.5 Unand, Minggu (26/08/2018). Evaluasi tersebut dihadiri oleh BEM KM beserta Menteri dan staf, DPM, dan  para undangan yang terdiri dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta beberapa mahasiswa Unand.

Pada evaluasi tersebut, Juli Arifiansyah Sinambela, selaku pemimpin sidang membahas kegiatan dan kerja yang telah dijalankan oleh Kementerian BEM selama setengah tahun ini.

Juli mengatakan ada kriteria dalam penilaian kinerja BEM, mulai dari keaktifan anggota, dan besarnya pencapaian Program Kerja (Proker). Ia menyebutkan beberapa kinerja BEM sudah ada yang sesuai dengan Proker dan ada beberapa yang belum sesuai.

“Secara keseluruhan belum bisa disebutkan, karena proker BEM belum terlaksana semuanya. Maka dari itu, penilaian dapat dilakukan pada saat evaluasi akhir nantinya. Sejauh ini beberapa kinerja BEM sudah sesuai dengan prokernya,” ujar ketua DPM Unand tersebut.

Faizil Putra, selaku Presiden Mahasiswa, Unand berharap semua warga Unand bisa hadir dalam evaluasi tersebut, agar bisa ikut andil dalam memberikan saran, serta kritik untuk BEM yang lebih baik ke depannya. Ia mengatakan segala kritik yang disampaikan akan diterima dengan lapang dada.

“Sesuatu akan dinilai baik apabila telah dikritik, kalau hanya mendapatkan pujian, kita tidak akan pernah tahu seperti apa. Kami juga tidak keberatan terhadap kritik-kritik yang disampaikan oleh DPM, karena kami akan mencoba untuk memperbaiki kesalahan tersebut,” ujarnya.

Jefri Maldoni, yang turut hadir pada evaluasi tersebut mengatakan penilaian DPM selama acara berlangsung cukup kritis, namun setiap substansi harus disentuh agar ada perbaikan untuk kedepannya.

“Penilaian DPM cukup kritis, namun substansi dari masing-masing kementerian berbeda-beda, bagusnya dari substansi tersebut yang disentuh untuk perbaikan kedepannya, tidak hanya masalah administrasi, bagusnya menyangkut poinnya. Misalnya, Kementerian Mendagri fungsinya apa, kita membahas yang terkait itu saja, nggak terlalu berbelit-belit dengan masalah lain,“ ujar masasiswa Jurusan Agroteknologi 14 tersebut.

Kemala Putri Ayunda, sekretaris Kementerian Keuangan, BEM KM Unand berharap BEM lebih baik di masa yang akan datang, serta menerima kritikan-kritikan yang diberikan.

Reporter : Alfin Zernindo Prima dan Mita Mailini

Editor : Juni Fitra Yenti

 

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here