Beranda Gentainment Karya Calon Anggota

Chemistry Scrabble, Lomba dan Hiburan Terbaru

Salah seorang siswa SMA Negeri Agam Cendekia saat mengikuti Lomba Chemistry Scrabble di Auditorium Unand, Selasa (17/9/2019). (Foto : Suhada Tri Marneli)

gentaandalas.com- Chemistry Scrabble menjadi lomba sekaligus hiburan bagi siswa/i seluruh Indonesia yang mengikuti Lomba Kimia Nasional ke XXIII di Auditorium Unand, Selasa (17/9/2019).

Penanggung Jawab kegiatan Chemistry Scrabble Halimah Fahri, mengatakan Chemistry Scrabble bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tidak hanya di bidang Kimia, tetapi juga menuntut siswa untuk memiliki pengetahuan tentang Bahasa Inggris, terutama Bahasa Inggris Bidang Kimia. Lomba ini dimenangkan oleh SMA Negeri 2 Mandau.

Lomba Kimia Nasional ini diadakan setiap tahun dan Lomba Kimia Perorangan adalah acara utamanya.  Ketua Pelaksana Mukhniyal Ikhram menjelaskan lomba kimia perorangan dilakukan dalam dua tahap.

“Lomba kimia perorangan dilakukan dalam dua babak, yaitu babak penyisihan dan babak final yang terdiri dari menjawab soal objektif dan final esai berupa pengujian kemampuan laboratorium,” jelas Ikhram.

BACA JUGA:  Polemik BEM KM Unand, DPM KM Unand Rekomendasikan Presma Unand Undur Diri

Ikhram mengharapkan pihak HIMA selalu mendukung kegiatan ini, karena selain berkompetisi kegiatan ini juga menjalin silaturahmi, menambah ilmu mengenai kimia dan mengenai labor kimia. Perpindahan jadwal lomba kimia dari bulan Februari ke bulan September menyebabkan berkurangnya jumlah sekolah yang mendaftar untuk tahun ini.

Selain lomba kimia dan chemistry scrabble, ada lomba lain yang diadakan saat Lomba Kimia Nasional, yaitu Rangking 1, Talkshow, Open Lab, dan PLCTK. Semua kegiatan ini berada di tempat terpisah. Contohnya Talkshow diadakan di Ruang  Seminar I dan untuk rangking satu adalah pemenangnya berasal dari SMA Negeri 2 Lubuk Basung dan SMA Negeri 8 Pekanbaru.

BACA JUGA:  Mahasiswa Fakultas Keperawatan Unand 2017 Resmi Ucap Janji dan Pasang Cap

Panitia Lomba Kimia Nasional Bidang Kestari Rahmi menjelaskan, peserta pada umumnya berasal dari Bogor, Riau, dan Pekanbaru. Ada 60 sekolah yang mendaftar dan ada sekitar 500 peserta lomba. Jumlah ini mengalami penurunan dari tahun kemarin yang mencapai 900 pelajar.

“Untuk seluruhnya ada sekolah yang berasal dari Bogor, Riau, dan Pekanbaru. Sehingga ada sekitar 488 orang peserta yang mengikuti lomba kimia,” jelas Rahmi.

Reporter : Nurlaila dan Hafiz Al Ma’arij

Editor : Nurul Pratiwi

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here