Beranda Berita

Calon Penerima Bidikmisi Tidak Tahu Boleh Menginap di Asrama

Mahasiswa baru calon penerima beasiswa Bidikmisi sedang menunggu giliran wawancara di PKM Unand, Jumat (11/5/2018) (Foto: Rani Aprianti)

gentaandalas.com- Sebuah kekecewaan yang mendalam dirasakan oleh sejumlah  mahasiswa calon penerima beasiswa Bidikmisi. Pasalnya wawancara calon  penerima Bidikmisi yang diadakan pada rabu lalu harus ditunda, lantaran beberapa pewawancara tidak dapat melanjutkan sesi wawancara. Terlebih informasi mengenai izin dari pihak Unand untuk tinggal di asrama tidak sampai menyeluruh pada mahasiswa baru (Maba). Sementara itu wawancara susulan diadakan  kembali hari Jumat, (11/5/2018) di PKM Unand.

Dina satu dari ratusan calon penerima Bidikmisi harus menelan rasa kecewa, karena tidak dapat melakukan tes wawancara pada waktu yang ditentukan. Ia mengaku sudah menunggu dari pagi hingga sore hari, bahkan tidak sempat makan nasi sedikitpun. Ketika ditanya apakah Dina mengetahui informasi tentang mahasiswa yang diperbolehkan menginap di asrama, ia mengaku tidak tahu sama sekali, bahkan ia terkejut seolah tidak percaya jika ada informasi tersebut. Tak masalah  bagi Dina, ia hanya berharap agar perjuangannya tidak sia-sia dan dapat lulus Bidikmisi.

BACA JUGA:  Pameran Khazanah Minangkabau Tampilkan Manuskrip dan Karya Penulis Sumbar

Hal serupa juga dirasakan oleh salah satu calon penerima beasiswa Bidikmisi dari Jurusan Teknik Mesin, Wulan. Ia juga kecewa ketika tes wawancara ditunda. Tanpa pikir panjang Wulan memilih pulang ke kampung halamannya di Agam bersama kakaknya, karena Wulan tidak mengetahui jika mahasiswa yang belum mengikuti tes boleh menginap di asrama.

“Saya tidak tahu boleh menginap di asrama, saya kira harus check in asrama dulu baru boleh tinggal di sana,” ujar Wulan.

Sonia pun merasakan nasib yang sama, ia tidak tahu jika boleh menginap di asrama. Sonia tinggal di Solok Selatan, sedangkan jarak Padang menuju rumahnya tidaklah singkat, terlebih jika ia kembali ke kampungnya tentu ia akan mengeluarkan biaya lebih dan waktunya akan terbuang percuma. Akhirnya, Sonia memutuskan untuk menginap di wisma Peternakan ketimbang harus pulang menuju kampung halamannya.

BACA JUGA:  2018, Unand Kembali Bangun Asrama Baru

“Saya menginap di wisma Peternakan, saya nggak tahu kalau boleh tidur di asrama,” ujarnya.

Kasubag Kesejahteraan Mahasiswa dan Alumni Unand, Destrinita menanggapi hal tersebut. Menurutnya Unand telah mengeluarkan pengumuman bahwa Maba boleh menginap di asrama sejak Rabu sore, saat tes wawancara diputuskan untuk ditunda.

“Informasinya sudah diumumkan sore itu, mungkin mereka yang tidak tahu dan tidak mendengar pengumuman. Maba juga boleh memilih untuk menginap dimana mereka mau, baik di asrama, maupun tempat yang mereka suka, seperti wisma, atau menginap di rumah teman mereka,” katanya.

Reporter: Rani Aprianti

Editor: Pitnia Ayu Saputri

1 KOMENTAR

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here