Beranda Berita

Muhammad Edi Isdwiarto: Korporasi dan Pegadaian Butuh Perubahan

Direktur Sumber Daya Manusia dan Hukum PT Pegadaian (Persero), Muhammad Edi Isdwiarto saat memberi materi kuliah umum yang diadakan di Gedung Convention Hall Universitas Andalas,  Rabu (17/10/2018).

gentaandalas.com-“Kita sebagai generasi Z harus berpandai-pandai dalam memilih untuk masuk sebuah perusahaan nantinya, karena diperkirakan pada tahun 2025, umur perusahaan itu hanya akan bertahan 5-15 tahun, 12-15 tahun kira-kira angka amannya,” kata Direktur Sumber Daya Manusia dan Hukum PT Pegadaian (Persero), Muhammad Edi Isdwiarto pada kuliah umum yang diadakan di Gedung Convention Hall Universitas Andalas,  Rabu (17/10/2018).

Pegadaian merupakan salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menawarkan pekerjaan di bidang korporasi kata Edi. Pegadaian sendiri sudah berusia 117 tahun. Dulunya, pegadaian bergerak mulai dari kegiatan-kegiatan sosial, contohnya memberikan akses pembiayaan pada rakyat yang non compatible. Seiring berkembangnya zaman, pegadaian berkembang dan bertransformasi menjadi perusahaan kegiatan finansial.

Lebih lanjut, Edi menjelaskan bahwa pada saat ini, orang lebih cenderung memilih  untuk memulai pekerjaan di perusahaan startup yang sifatnya lebih santai dan sesuai kebutuhan anak muda. Padahal startup itu sendiri, kebanyakan dari 100 hanya ada lima yang sukses, sedangkan 95-nya tidak sukses hingga akan mencari pekerjaan baru lagi. Sedangkan di korporasi, perusahaannya besar dan relatif tidak santai. Korporasi sendiri ingin agar anak muda masuk dan menikmati pekerjaan di korporasi itu

BACA JUGA:  Minibus Ayah Masuk Wilayah Unand, Sopir Angkot Pasar Raya-Unand Protes

“Maka, sekarang kita mencoba mengkombinasikan bisnis korporasi yang dikelola seperti start up, tujuannya supaya anak muda mau bekerja. Jadi yang saya tekankan disini, bagaimana menyesuaikan diri sehingga ketika  memutuskan untuk masuk ke dalam dunia korporasi, pastikan korporasinya itu bertransformasi. Karena sebuah perusahaan yang tidak melakukan perubahan dan korporasinya tidak bertransformasi, itu tidak akan baik,” ujar Edi.

Menurut Edi, suatu perusahaan haruslah melakukan suatu transformasi dari tahun ke tahun, apalagi dalam bidang teknologi, contohnya saja seperti Starbuck yang telah melakukan transformasi di bidang teknologi dengan membuat sebuah aplikasi yang memudahkan pelanggannya untuk memesan minuman hanya lewat aplikasi.

BACA JUGA:  Maba Unand Lakukan Aktivasi Anggota Pustaka

Menanggapi hal tersebut, salah satu peserta kuliah umum, dari Fakultas Ekonomi, Putri mengatakan bahwa kuliah umum ini memberikan banyak ilmu tentang bagaimana cara kerja pegadaian.

“Disini kita jadi tahu apa pegadaian itu sebenarnya, bagaimana pegadaian itu sendiri, dan kita juga tahu bagaimana kronologis pegadaian itu dari masa ke masa dan bisa bertahan di era teknologi saat sekarang ini,” ujarnya.

 

Reporter : Iqbal Tri Junaidy dan Surya Iflah El-Ardhi

Editor: Rani Aprianti

Baca Juga yang Menarik Lainnya!

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here