Beranda Berita

BEM FE Payakumbuh Kecewa ‘Roadshow (lagi) ke Kampus 2 Payakumbuh’

Salah satu postingan BEM KM Unand yang dinilai menimbulkan kekecewaan terhadap BEM FE Payakumbuh Unand, Senin (19/11/2018). (Foto: Instagram BEM KM Unand)

gentaandalas.com- Baru-baru ini Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM)  Universitas Andalas (Unand), mengunggah pemberitahuan ‘Roadshow (lagi) ke Kampus II Payakumbuh’ yang bertemakan  “Dek Kami Taragak Kampus II Payakumbuh”.  Dalam  unggahan tertulis roadshow  tersebut  bertujuan untuk  konsolidasi internal dalam  program Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dari BEM KM Unand.

Namun, unggahan tersebut mendapat tanggapan dari BEM Fakultas Ekonomi (FE) Payakumbuh. Mereka (BEM FE Payakumbuh-red), melakukan unggahan (18/11/2018) terkait kekecewaan BEM FE Payakumbuh terhadap BEM KM Unand yang tidak mengikutsertakan BEM FE Payakumbuh dalam kegiatan tersebut.

Gubernur BEM FE Payakumbuh periode 2017-2018, Sotra Fandra mengungkapkan kekecewaanya. Awalnya, BEM KM Unand memberitahukan ingin melakukan  roadshow  ke Kampus II Payakumbuh pada tanggal (14/11/2018) lalu. Fandra menganggap kedatangan BEM KM Unand dengan program roadshow tidak mempunyai manfaat sama sekali.

Fandra menyebutkan program tersebut memang dilakukan BEM KM Unand setiap tahunnya ke Payakumbuh. Namun, menurut Gubernur yang baru satu  hari  lengser dari kursi gubernur ini menyebutkan program yang dilakukan hanya buang-buang waktu. “Program tersebut terkesan hanya buang–buang waktu saja, jadi  kami menyarankan  agar  program  kerja diinovasikan lagi,” kata Fandra saat dihubungi via WhatsApp oleh kru Genta Andalas, Senin (19/11/18).

Fandra mengatakan BEM KM Unand tidak melakukan konfirmasi ulang pada BEM FE Payakumbuh terkait kedatangan mereka (BEM KM Unand-red) terhadap kegiatan yang dilakukan. Mahasiswa kampus II Payakumbuh hanya menerima pemberitahuan melalui postingan BEM KM Unand yang telah selesai melakukan kegiatan di Payakumbuh.

“Mereka bilang  cuma  bertemu  Fakultas  Peternakan (Faterna) Payakumbuh  saja,  sedangkan  Faterna dan FE masih  berada pada gedung  yang  sama,” kata Fandra.

BACA JUGA:  Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe), Event Baru UKM PIKMAG

Banyak  kekecewaan  yang  telah  disampaikan oleh mahasiswa kampus II Payakumbuh terhadap BEM KM Unand.  Salah satunya dengan berkomentar pada postingan  akun Instagram BEM KM Unand, namun setelah empat hari tidak ada itikad  baik untuk  klarifikasi kata Fandra.

Karena desakan dari mahasiswa kampus II Payakumbuh mengenai klarifikasi yang ditunggu-tunggu tidak kunjung ada, akhirnya  BEM FE Payakumbuh melakukan klarifikasi sendiri melalui akun miiliknya. Dalam beberapa jam, BEM KM Unand langsung mengkonfirmasi dan berjanji akan mengklarifikasi melalui akun Instagramnya.

“Kami nggak ada masalah, kami terbiasa seperti ini. Kami hanya ingin BEM KM Unand mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Kami dengan lapang hati memaafkan. Sesuai permintaan, kami juga akan menghapus postingan kami,” ujarnya.

Hingga kini, BEM FE Payakumbuh masih menunggu dalam rentang 24 jam  terbitnya postingan  BEM KM Unand. Namun jika tidak, warga kampus II Payakumbuh telah mempersiapkan langkah yang akan mereka lanjutkan berikutnya.

“Kami akan bareng-bareng repost chat perjanjian mereka, dengan pemberitahuan bahwa mereka cacat etika. Dari sisi lembaga, tentu itu menjadi catatan penting bagi keduabelah pihak, kata Fandra.

Fadly Hakimi mahasiswa Ilmu Ekonomi  Kampus II Payakumbuh mengatakan bahwa ia juga turut kecewa dengan permasalahan yang terjadi belakangan ini. Ia mengaku koordinasi antara BEM KM Unand sangat minim, terutama dengan BEM FE Payakumbuh.  Dari tahun ke tahun BEM KM Unand selalu datang menjelang Pemilihan Raya (Pemira) dan di akhir masa kepengurusan mereka (BEM KM Unand-red).

“Bukan kami berharap mereka (BEM KM-red) datang ke sini, tapi paling tidak komunikasi berjalan dengan baik, itu sudah cukup bagi kami warga ekonomi kampus II Payakumbuh,” katanya.

BACA JUGA:  Sepuluh Tahun Berdiri, Fateta Belum Miliki Gedung Sendiri

Ia berharap, semoga terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik, dan program kerja BEM KM Unand dapat dilaksanakan di kampus II Payakumbuh. “Agar kami merasakan bagian dari KM Unand,” tambahnya.

Di sisi lain, pihak BEM KM Unand mengklarifikasi mengenai postingan ini. Menurut Wisnu Bramantyo selaku Menterj Dalam Negeri (Mendagri) mengatakan bahwa dalam hal ini hanya terjadi miskomunikasi antar pihak BEM KM Unand dengan mahasiswa kampus II Payakumbuh.

Menurutnya, saat itu BEM KM Unand memang memiliki program kerja untuk mengunjungi kedua BEM yang ada di kampus II Payakumbuh. Namun, saat itu hanya BEM Faterna yang bersedia untuk dikunjungi dan BEM FE meminta untuk kunjungan roadshow diganti dengan acara bakti sosial (baksos). Ia mengatakan bahwa kegiatan baksos BEM KM Unand dan mahasiswa kampus II Payakumbuh sedang dirapatkan oleh Kementerian Sosial Masyarakat (Kemensosma) BEM KM Unand. Namun, BEM KM Unand lupa belum mengonfirmasikannya.

“Sebenarnya kami mengadakan roadshow ke kampus II Payakumbuh, baik ke FE maupun Faterna. Tapi, yang bersedia dikunjungi cuma Faterna, dan FE minta opsi untuk baksos saja, makanya saya serahkan kepada Kemensosma,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (19/11/2018).

Rencana kunjungan ke Faterna Payakumbuh, kata Wisnu, sudah lama direncanakan dan dijanjikan, maka dari itu pihak BEM KM Unand tetap melaksanakan kegiatan roadshow tersebut.

Reporter: Fajar Suci, Nisa Ulfikriah dan Sukma Hayati

Editor: Endrik Ahmad Iqbal

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here